Fasilitas Terminal Bandara Sam Ratulangi Setara Balikpapan

Progress perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 78,8 persen

Manado, Sulutreview.com – Meski sempat molor dari waktu yang ditetapkan, namun dipastikan pekerjaan perluasan terminal bandara Sam Ratulangi bakal rampung pada Maret 2021 mendatang.

Pernyataan optimis tersebut diungkapkan Project Manager Adhi Karya, selaku pelaksana proyek perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado, Ugik Sugiarta, pada Rabu (16/12/2020).

Menurut Ugik, pekerjaan penyelesaian terminal akan terus digenjot sembari menunggu material yang diimpor langsung dari sejumlah negara seperti, genset dari Jerman, Chiller atau alat pendingin dari Amerika dan Baggage Handling System (BHS) dari Austria.

“Sebenarnya material itu telah dipesan sejak jauh-jauh hari. Tetapi karena adanya pandemi Covid-19, dan negara-negara tersebut memberlakukan kebijakan lockdown maka berpengaruh terhadap proses pengirimannya,” ungkap Ugik.

Namun Ugik optimis, pada Februari 2021 pesanan material dari ketiga negara bisa sampai di Manado.

“Februari 2021 materialnya sampai, selanjutnya akan dipasang dengan waktu pengerjaan selama satu bulan. Dengan demikian bulan berikutnya sudah rampung semua,” kata Ugik.

Proyek perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi Manado yang dikelola PT Angkasa Pura I (AP I), sambung Ugik masih terus berlangsung. Kendati sempat dihadang Covid-19.

“Tercatat hingga 13 Desember 2020, kemajuan (progress) perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 78,8 persen,” ujarnya.

“Kami berharap bahwa pekerjaan proyek perluasan  bandara Sam Ratulangi ini dapat tetap berjalan lancar,
dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tukasnya.

Sementara itu diungkapkan
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus E.T Gandeguai, bandara Sam Ratulangi bakal tampil megah.

“Terminal bandara Sam Ratulangi akan tampil megah. Kami bersama Adhi Karya akan mempersembahkan yang terbaik. Dihiasi dengan
lighting serta tempat parkir yang bagus, maka tampilan terminal bandara Sam Ratulangi akan sama dan setara dengan bandara Balikpapan,” ujarnya.

Seiring dengan berbagai progress perluasan bandara, nantinya Merpati Maintenance Facility, menyusul menangnya tender, Airforce Filipina akan maintenance di bandara Sam Ratulangi. “Dengan demikian bandara akan ramai. Bahkan akan ada apron yang besar sebagai sarana maintenance,” sebut Minggus sembari menambahkan saat ini aktivitas penumpang bandara sudah mencapai 3 ribu.

“Penumpang saat ini sudah menyentuh 3 ribu, kita sudah berada 50 pesen,” tandasnya.

Bandara Sam Ratulangi Manado, tambahnya, dapat segera menyambut para pengguna jasa dengan konsep baru yang lebih modern. “Kami akan tetap menonjolkan nuansa daerah dalam ornamen yang ada di bandara,” ujarnya.

Sentuhan daerah akan nampak di berbagai sudut bandara, seperti pada area check in yang memiliki ornamen berupa pohon kelapa dan berbagai sudut lainnya yang menampilkan nuansa tradisional berupa batik Tarawesan Pareday dan Bentenan dari  Sulawesi Utara.(hil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *