Bitung  

Tim Provinsi Sulut Turun ke Bitung Soal Bela, Apa Itu?

 Jemmy Ringkuangan AP MS.i saat membuka sosialisasi Belanja (Bela) Pengadaan Barang dan Jasa 

Bitung, Sulutreview.com-Untuk lebih memberikan pemahaman kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) terkait perkembangan Belanja Barang dan Jasa di era Digital saat ini.

Membuat pihak Provinsi Sulut, yaitu Biro Infrastruktur dan Pengadaan Barang Jasa Pemprov Sulut langsung turun ke Kota Cakalang Bitung, untuk mengsosialisasikan soal Aplikasi terbaru dalam pengadaan barang dan jasa yaitu Bela. Apa itu? berikut penjelasan Kepala Biro Infrastruktur dan Pengadaan Barang Jasa Pemprov Sulut Jemmy Ringkuangan AP MS.i dalam kegiatan sosialisasinya di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Sulut yang ada di Bitung Senin (30/11/2020).

Salah satu Tonaas Minahasa di Kota Cakalang Bitung ini dalam sambutanya mengatakan, bahwa peningkatkan masalah kesejahteraan sosial, masing-masing di wilayah Indonesia, termasuk di Sulut perlu adanya lompatan-lompatan terkait pergerakan grafik yang signifikan dalam peningkatan kesejahteraan dari segala aspek tingkat kesetaraan hidup masyarakat.

Untuk itulah, peran edukasi kepada jajaran pejabat OPD di Bitung, terkait perkembangan akan pengadaan barang dan jasa, sangat perlu dalam rangka untuk mengangkat peran Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM), lewat Aplikasi Pengadaan Barang dan Jasa terbaru yaitu Aplikasi Belanja (Bela) Pengadaan Barang dan Jasa.

Jemmy Ringkuangan menyampaikan, bahwa aplikasi Bela Pengadaan merupakan platform yang ditujukan untuk memudahkan pelaku UKM untuk menjual produknya ke pasar pemerintah, dengan nilai nominal hingga Rp 50 juta per paket pangadaan atau transaksi.

Salah satu tujuannya adalah untuk menguatkan kembali gairah UMKM agar bisa bangkit di masa pandemi covid-19 lewat peningkatan varian jenis usaha serta melalui aplikasi-aplikasi digital dan modern.

Menurutnya bahwa tak bisa dipungkiri, selama ini. UMKM bukan tidak pernah, namun masih belum semua yang merasakan pengadaan-pengadaan dari pemerintah seperti pengadaan makan minum atau Alat Tulis Kantor (ATK). “Padahal memang, hal itu bisa menjangkau mereka. Untuk itulah, terobosan baru lewat aplikasi ini, bisa ikut sebagai penyedia barang dan jasa dalam membuat gerakan ledak ekonomi di Sulut kian moncer,” tandasnya.

Lebih jauh, Ringkuangan menjelaskan bahwa salah satu keunggulan dari Aplikasi Bela ini membuat kita OPD merasa aman dan caranya sangat gampang layaknya kita belanja secara online.

Ringkuangan juga menyentil di tengah Pandemi Covid-19 ini gerakan 3 M yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Selalu Mencuci tangan wajib untuk terus dilakukan.

Selain itu di moment Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saat ini kita harus dapat bersama-sama menjaga agar Pilkada serentak ini dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Saya juga mengingatkan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap Netral,” pungkasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *