Arbonas : Perekonomian Sulut Alami Tren Kenaikan

0
152
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat saat memberikan keterangan pers

Manado, Sulutreview.com – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah melalui percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga direspon daerah dengan berbagai terobosan strategis menunjukkan pertumbuhan yang terus bergerak.

Bank Indonesia optimis dengan perbaikan perekonomian Sulut, yang akan terus berlanjut. Indikatornya, aktivitas masyarakat di luar rumah telah menunjukkan tren kenaikan dan mulai mendekati kondisi sebelum COVID-19.

“Optimisme perbaikan ekonomi didorong dengan pengendalian COVID-19 yang semakin baik sebagaimana ditunjukan jumlah kasus aktif yang berada dalam tren menurun. Oleh karena itu, adaptasi kebiasaan baru perlu terus diperkuat untuk menyeimbangkan pengendalian risiko penyebaran COVID-19 di tengah upaya mengembalikan perputaran roda perekonomian,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat, Jumat (06/11/2020).

Selanjutnya, risiko lambatnya pemulihan ekonomi perlu dimitigasi dengan kecepatan penyerapan stimulus fiskal daerah, dan peningkatan penyaluran kredit terutama pada UMKM.

Untuk itu, menyikapi tantangan dan risiko tersebut, BI akan tetap memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah daerah mendukung pembukaan dan pemulihan sektor produktif strategis dengan menerapkan protokol new normal.

“Terutam memberi dukungan sistem pembayaran non tunai untuk realisasi program jaring pengaman sosial bagi kelompok miskin dan rawan miskin,
serta mendorong pemanfaatan digitalisasi dalam kegiatan ekonomi khususnya kegiatan UMKM di Sulawesi Utara,” sebutnya.

Diketahui, dalam laporan perekonomian, Arbonas menyebutkan pertumbuhan dua lapangan usaha utama Sulut lainnya mencatat pertumbuhan positif dan kuat. Yakni lapangan usaha (LU) pertanian, kehutanan dan perikanan (pertanian) tercatat tumbuh sebesar 4,91% (yoy) pada triwulan III 2020 menguat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 1,47% (yoy). Menguatnya kinerja LU ini didorong oleh seluruh sub-LU pembentuknya.

“Kinerja tanaman pangan diperkirakan menguat sering terjadinya panen raya pada triwulan III 2020. Kinerja perkebunan tahunan diperkirakan masih kuat sejalan dengan permintaan industri yang juga tumbuh positif,” tambah Arbonas.

Selain itu, kinerja perikanan juga menunjukan perbaikan pada triwulan III sejalan dengan ekspor komoditas perikanan (SITC:03) yang tercatat tumbuh 11,52% (yoy) setelah pada triwulan sebelumnya terkontraksi 33,26% (yoy).

Perekonomian Sulut mulai bangkit dan bergairah, terbukti catatan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) triwulan III 2020 terkontraksi sebesar 1,83% (yoy). Artinya terbilang membaik dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 3,89% (yoy).

Memang belum kembali stabil ke level sebelum pandemi COVID-19, dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang masih tercatat tumbuh sebesar 5,19% (yoy). Tetapi kontraksi perekonomian
Sulut juga tercatat lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi perekonomian nasional triwulan
III 2020 yang mencapai 3,49% (yoy).(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here