Data Peneliti Indonesian Observer, AA-RS Leading

0
145
Peneliti Indonesian Observer Andre Mondong menyebut AA-RS mengungguli paslon lainnya

Manado, Sulutreview.com – Para peneliti yang tergabung dalam wadah Indonesian Observer, menyebutkan pasangan calon walikota dan wakil walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS), leading dibandingkan paslon lainnya.

Para peneliti yang berkutat dengan susunan-susunan angka dan data
serta rumus-rumus statistika akhirnya
dapat menyelesaikan penelitian survey tentang “Perilaku Pemilih dalam Pemilihan
Umum Kepala Daerah di Kota Manado tahun 2020”.

Lembaga Indonesian Observer merilis hasil survey yang dilakukan medio Oktober untuk Pemilihan Walikota Manado yang digelar di Hotel Quality Manado,  Selasa (03/11/2020) petang ini.

Peneliti Indonesian Observer Andre Mondong menjelaskan bahwa salah satu metode survey yang dilakukan dengan pertanyaan siapa yang akan dipilih untuk Pilwako Manado dengan menyebutkan pasangan paslon dan partai pengusung.

Hasilnya menurut Mondong,  yaitu Cawali-Cawawali Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS) yang diusung PDI-P, Gerindra meraih survey tertinggi yaitu 38,5%

Lanjutnya, Mor Dominus Bastian-Hanny Jost Pajouw (MOR-HJP)  dijagokan Demokrat, PAN 25,9%, Paula PA Runtuwene-Harley B Mangindaan (JPAR-HBM) didukung Nasdem, PSI, Hanura 18,2%, Sonya Selviana Kembuan-Sarifudin Saafa (SSK-SS) didukung Partai Golkar, PKS 6,1% dan belum menyatakan sikap 10,13%.

Sebelumnya Mondong yang didampingi Dr Joy Tulung dan Noldy Salindeho, menjelaskan bahwa survey dilakukan pada 19-22 Oktober dengan Teknik sampling multi stage random sampling (bertingkat dan acak), dengan populasi  masyarakat pemilih di 11 kecamatan yang ada di Kota Manado, dan margin error 4,52% pada tingkat kepercayaan 95%.

“Pengumpulan data  wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner,” terang Mondong.

Penelitian ilmiah ini dilaksanakan dalam rangka mendapatkan gambaran/ profil atas perilaku pemilih di Kota Manado.

“Adapun variabel yang diteliti adalah berkaitan dengan preferensi pemilih terhadap calon-calon Walikota Manado.
Kami sangat berterima kasih kepada para pihak yang telah membantu sehingga kegiatan penelitian ini boleh terselenggara
dengan sukses. Terlebih kepada para mahasiswa selaku surveyor petugas lapangan yang adalah petugas garis depan kami,” jelas Mongdong.

Meski demikian Mongdong menyadari akan kekurangan-kekurangan yang mungkin saja terjadi. “Untuk itu kami mohon sekiranya dapat dimaafkan dan dimaklumi. Akhirnya semoga penelitian ini bermanfaat dan diharapkan akan menjadi kontribusi dalam usaha membangun masyarakat Kota Manado,” tukasnya.

Diketahui, survei sikap dan perilaku calon pemilih Kota Manado ini dilakukan untuk mengetahui siapa di antara nama-nama tokoh yang punya peluang paling kuat untuk
menang dalam Pemilukada, setidaknya kalau diadakan sekarang.

Juga mengetahui faktor-faktor penting apa yang berkaitan dengan pilihan-pilihan tersebut. Terlebih memberikan saran apa yang harus dilakukan untuk memperbesar peluang memenangi Pemilukada.

Untuk waktu survey dilaksanaakan pada 19 sampai 22 Oktober 2020. Menggunakan
teknik sampling, Multi Stage Random Sampling dengan populasi masyarakat pemilih tersebar di 11 kecamatan. Jumlah populasi sebanyak 328.357 jiwa (DPT Pemilu 2020), jumlah Responden : 522 orang dan margin of Error 4,52% pada tingkat kepercayaan 95%, Independen Variabel : 85 variabel serta pengumpulan data, wawancara tatap muka denganresponden menggunakan kuesioner.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here