PKM Tim FEB Unsrat Berdayakan UMKM Bitung Amurang

Amurang, Sulutreview.com – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran penting bagi perekonomian. Bahkan di saat krisis mampu memberikan kontribusi signifikan.

Untuk itu, tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) kepada UMKM di Kelurahan Bitung Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, pada Selasa (11/08/2020).

Sejumlah UMKM ikut dalam kegiatan PKM yang dilaksanakan di sore hari. Meski di tengah kesibukan, mereka menyempatkan waktu untuk hadir.

Ketua Tim Anneke Wangkar, SE MM Ak menjelaskan bahwa yang mempunyai penghasilan/ pendapatan bruto ( baca : bruto artinya pendapatan sebelum dikurangi biaya-biaya)  kurang dari Rp4.800.000.000,- dalam satu tahun atau kurang Rp. 400.000.000,- per bulan disebut UMKM.

“Negara Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami benjana nasional yang disebabkan oleh virus Corona (Covid 19). Pemerintah memberi keringanan-keringanan yang berhubungan dengan UMKM antara lain, bantuan uang tunai Rp2,400.000.- dengan syarat, insentif pajak penghasilan UMKM  yang membayar pajak final PPh pasal 4 ayat 2, tariff pajak semula 0,5 % menjadi 0 % berlaku dari bulan April 2020 sampai September 2020 kemudian diperpanjang sampai Desember 2020 dengan syarat harus memberi laporan realisasi pendapatan dan keringanan memberi kredit untuk UMKM dengan syarat,” jelasnya.

Selanjutnya, anggota tim, Treesje Runtu SE ME Ak menambahkan bahwa hampir semua sektor terdampak pandemi Covid-19, maka dibutuhkan adaptasi kebiasaan baru, yang umumnya harus dilakukan yaitu adaptasi biaya, akan muncul biaya yang baru atau meningkatnya biaya rutin seperti gadget ( HP/laptop), membengkak pulsa/kuota internet merupakan kebutuhan pribadi untuk sekolah anak.

“Dan juga adaptasi pemasaran dengan adanya pemasaran online, komunitas potensional terdiri dari anak muda dan kelompok daring,” ujarnya.

Sementara itu, Roosje Tandayu SSos mengapresiasi dan mensupport, bahwa kegiatan sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang hadir dan berharap Kelurahan Bitung Amurang akan tetap dipilih kembali menjadi tempat dilaksanakan kegiatan seperti ini.

Sebagai moderator dalam kegiatan PKM ini, Dr Jenny Morasa SE MSi Ak CA mengingatkan kepada semua yang hadir, agar memperhatikan kebiasaan baru, dengan tetap memakai masker, tetap jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Seperti pelaksanaan PKM ini mengikuti protokol kesehatan, salam sehat, tetap semangat dan tetap berdoa, serta mewakili tim mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah hadir, kepada Lurah Kelurahan Bitung  Amurang yang ikut sejak awal sampai acara selesai, kepada Jenny Mintje, SPd., dalam Keluarga Rawis Mintje yang bersedia memberikan tempat untuk dilaksanakan kegiatan PKM, juga kepada mahasiswa yang ikut aktif Archindo Sumampouw dan Shania Natassya Manopo,” jelasnya.

Turut hadir, Lurah Kelurahan Bitung Amurang Roosje T Tandayu SSos dan Jenny Mintje SPd Sekretaris Capil Kabupaten Minahasa Selatan, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan PKM, dosen FEB Unsrat Lady Diana Latjandu SE MM yang membuka kegiatan ini dengan doa.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *