Manado, Sulutreview – Momentum peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi catatan sejarah, sebab di hari yang penuh makna perjuangan ini diperingati di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Pelaksanaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, tahun ini sangatlah berbeda dan tidak biasa. Seluruh rangkaian kegiatann dilaksanakan secara sederhana dan virtual dengan menggunakan protokol Covid-19, sehingga menjadi terbatas.
Meski demikian, bukan berarti spirit juang dibatasi, melainkan semakin berkobar dalam berkarya, untuk mengisi kisi-kisi pembangunan Bangsa Indonesia dan menjaga Bumi Nyiur Melambai untuk tetap berkibar menjadikan Sulawesi Hebat yang dimotori oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.
Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Sulut Tetap Sakral
Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung khidmat dan sakral, kendati di tengah pandemi Covid-19.
Pada momentum istimewa tersebut, Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey yang bertindak menjadi Inspektur Upacara (Irup) HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (17/8/2020).

Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Inf Slamet Raharjo dan pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, di masa pandemi kali ini, pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh 3 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tanpa iringan barisan pasukan.
Bertindak sebagai pembawa baki Azzahra Tanisa Jessica Abas, pembentang bendera Andrew Jonatan Makalew dan pengerek bendera Alim Arsad.
Gubernur Olly menyampaikan harapan dan optimisme, bahwa kegiata HUT RI pada tahun depan dapat berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan tahun depan Covid-19 sudah berakhir. Sehingga peringatan HUT Kemerdekaan RI, dapat kita laksanakan tanpa menggunakan masker,” katanya.
Live Streaming Detik-detik Proklamasi, Gubernur Kenakan Baju Adat Minahasa
Gubernur Olly dan Wagub Kandouw bersama jajaran, usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih, yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, selanjutnya bergabung secara live streaming dengan Jakarta.
Gubernur Olly terlihat mengenakan baju adat Minahasa bernuansa hitam dengan ikat di kepala, saat mengikuti pelaksanaan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI yang berlangsung di Istana Merdeka.
Keadaan ini, memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena negara sedang dilanda pandemi Covid-19.

Dalam live streaming, peserta upacara dibatasi termasuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang hanya 3 orang saja.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI, Jokowi selaku Inspektur Upacara.
Semua peserta upacara tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan menghidari kerumunan massa untuk memutuskan mata rantai Covid-19.

Selama ini, peringatan upacara dilaksanakan serentak di setiap daerah. Tetapi karena sedang dilanda Covid-19, maka setiap daerah hanya mengikuti upacara yang berlangsung di Istana Merdeka, secara virtual.
Kegiatan live streaming yang dilaksanakan di rumah dinas Gubernuran Bumi Beringin itu, diikuti jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen.

Berbalut PDU Putih, Gubernur Olly Irup Penurunan Bendera
Usai menggelar upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada pagi hari, Pemprov Sulut kembali melaksanakan upacara penurunan bendera Sang Merah Putih di Lapangan Kantor Gubernur.
Merupakan hal yang wajib dilakukan setiap kali memperingati HUT Kemerdekaan RI, untuk melakukan penurunan bendera.

Gubernur Olly yang bertindak sebagai inspektur upacara mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) putih saat melaksanakan prosesi penurunan bendera.
Tepat pukul 17.00 Wita Gubernur Olly mengambil tempat sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Selanjutnya bertindak sebagai komandan upacara adalah Letkol Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi
Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam upacara penurunan bendera, yaitu, Andre Alfa Kandou dari SMA 2 Ratahan bertindak sebagai pembentang bendera. Kemudian penggerek Algufransyah Dede dari MA Negeri 1 Kotamobagu dan pembawa bendera Salsabilla Maheswari Putri dari SMA Negeri 1 Manado.
Selanjutnya, Gubernur Olly bersama Ketua TP-PKK Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menyempatkan waktu untuk melihat sejumlah lukisan yang dipamerkan di lobi Kantor Gubernur.
Diketahui, upacara penurunan bendera HUT ke-75 RI turut diikuti jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Wakil Ketua TP-PKK Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.
Gubernur dan Wagub Kompak Ikuti Penurunan Bendera Secara Virtual
Di moment upacara bendera HUT ke-75 RI, Gubernur Olly yang didampingi Wagub Kandouw dan jajaran Forkopimda, kembali mengikuti prosesi upacara virtual penurunan bendera yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.
Hal itu dilakukan usai upacara penurunan bendera secara offline, di Kantor Gubernur Sulut.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen, turut hadir dalam prosesi.
Upacara penurunan bendera berjalan lancar. Tim Paskibraka terdiri dari tiga anggota pengibar bendera pusaka mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Pembawa bendera merah putih di tim ini adalah Sylvia Kartika Putri siswi dari SMA Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Anggota lainnya yang bertugas menurunkan bendera merah putih ialah Sudrajat Bawijaya dari Bengkulu. Siswa SMAN 4 Rejang Lebong ini ditugaskan sebagai komandan kelompok sekaligus pembentang bendera.
Kemudian, Muhammad Asri Maulana dari Kalimantan Selatan. Siswa SMAN I Kandangan yang lahir Januari 2003 lalu ini bertugas sebagai pengerek bendera.
Sementara komandan upacara sore ini adalah Kombes Pol Christ Reinhard Pusung, SIK. Saat ini, dia menjabat sebagai Kasatgaswil Densus 88 AT Polri.
Sama seperti Detik-detik Proklamasi, upacara penurunan bendera pada sore hari tetap digelar dengan peserta dan pejabat terbatas karena pandemi Covid-19. Namun para pejabat hingga masyarakat bisa mengikuti jalannya upacara secara virtual.
Wagub Kandouw Pimpin Renungan Suci di TMP Kairagi
Sebelumnya, Wagub Kandouw dalam prosesi HUT ke-75 Kemerdekaan RI,
memimpin langsung apel kehormatan dan renungan suci untuk mengenang jasa para pahlawan.
Apel kehormatan dan renungan suci dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, yang dimulai tepat pukul 24.00 Wita pada Minggu (16/8/2020).
Acara diawali dengan perhormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan dengan pembacaan naskah apel kehormatan dan renungan suci, mengheningkan cipta, pembacaan doa dan penghormatan kepada arwah para pahlawan.

Dengan diterangi lampu TMP Kairagi, Inspektur Upacara Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci dengan penuh khidmat.
Dalam pembacaan naskah apel kehormatan dan renungan suci, Irup menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan atas keikhlasan dan kesucian sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kemerdekaan bangsa dan negara.
Setelah itu, Irup memimpin mengheningkan cipta. Seluruh peserta menundukkan kepala seraya mendoakan arwah para pahlawan yang telah rela berkorban dengan tulus ikhlas merebut kemerdekaan RI
Adapun sesuai pembacaan naskah apel kehormatan dan renungan suci diungkapkan jumlah pahlawan yang dikebumikan di TMP Kairagi diantaranya, yaitu 618 pahlawan dari TNI-Polri, 23 pejuang rakyat dan warga sipil 35 orang.
Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan bersyukur apel kehormatan renungan suci dapat terlaksana dengan baik kendati berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
“Kami bersyukur acara dapat berjalan lancar. Ini merupakan agenda tahunan, setiap menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk tahun ini, kegiatan apel kehormatan dan renungan suci terbatas sesuai protokol kesehatan,” kata Tamuntuan.
Adapun apel kehormatan dan renungan suci turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(hil/advertorial)













