Pertashop Pertama Hadir di Desa Serei Likbar, Sediakan BBM Berkualitas

0
221
General Manager Pertamina MOR VII, C.D. Sasongko saat meresmikan Pertashop di Desa Serei Likbar

Manado, Sulutreview.com – Kebutuhan warga Desa Serei akan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang semula mengalami kesulitan, terjawab. Menyusul hadirnya Pertashop pertama di Pulau Sulawesi atau perdana di wilayah operasi Marketing Operation Region (MOR) VII, Rabu (15/07/2020).

Operasional pertashop yang berlokasi di Desa Serei, Kecamatan Likupang Barat (Likbar), Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini sebagai wujud komitmen dalam mengantarkan energi hingga pelosok negeri, PT Pertamina (Persero).

Peresmian ini dilakukan langsung oleh General Manager Pertamina MOR VII, C.D. Sasongko, yang didampingi oleh Region Manager Retail Sales VII, Remigius Choerniadi, Region Manager Marine VII, Yada Prawira Ganta, Sales Area Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), Fachrizal Imaduddin serta Sales Branch Manager Rayon I Sulutgo, Parrama Ramadhan Amyjaya.

Sasongko menjelaskan bahwa Pertashop ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama bagi mereka yang berlokasi jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). “Pertashop menjadi lembaga penyalur resmi Pertamina di wilayah yang belum ter-cover oleh SPBU,” jelasnya.

Pertashop ini, lanjut Sasongko, merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Mendagri No. 117/3015/SJ tanggal 28 April 2020 perihal Pelaksanaan Program Pertashop di Desa. “Pertamina bersama Kemendagri berkomitmen untuk menyediakan Pertashop di 418 desa di tahap pertama dan total 2.300 desa di tahap kedua yang tersebar di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Pertashop yang terletak di Desa Serei ini akan dikelola penuh oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dengan kapasitas 3.000 liter di atas area seluas 200-an meter persegi.

“Selama ini, masyarakat kami mengandalkan pemenuhan BBM-nya dari SPBU terdekat yang jaraknya sekitar 44 km,” ujar Kepala Desa Serai, Emma Marasi.

Produk BBM yang dipasarkan di Pertashop adalah BBM berkualitas terbaik seperti Pertamax dan Dexlite. Meski ukurannya mini tetapi produk yang dijualnya tergolong lengkap lantaran Pertashop juga menyediakan produk unggulan Pertamina lainnya yakni Elpiji Bright Gas dan pelumas Pertamina. Harga produk Pertamina yang dijual di Pertashop pun sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

Dalam waktu dekat di wilayah operasi Pertamina MOR VII akan kembali dibangun 44 titik Pertashop dengan rincian 13 di Area Sales Sulawesi Selatan dan Tenggara, 11 di Area Sales Sulawesi Tengah dan Barat serta 20 outlet di Area Sales Sulawesi Utara dan Gorontalo. “Harapannya masyarakat akan semakin mudah mendapatkan beragam produk Pertamina berkualitas dengan harga terjangkau serta dengan memperhatikan faktor keselamatan dalam layanannya,” pungkas Sasongko.

Terdapat tiga kategori Pertashop yang tersedia berdasarkan luas area dan kapasitas penyaluran per harinya, yaitu Gold, Platinum, dan Diamond. Untuk informasi resmi mengenai Pertashop dan prosedur pendaftarannya, bisa menghubungi Pertamina Call Center 135.

Pada peresmian Pertashop, Camat Likupang Barat, Swengly Takainginan mengatakan sangat bersyukur atas hadirnya fasilitas umum yang diprakarsai PT Pertamina MOR VII.

“Hadirnya Pertashop ini
semoga dapat membantu kebutuhan BBM dan LPG warga yang sebagian besar adalah nelayan. Sekaligus juga pelintas jalan trans dari wilayah tertentu,” ujarnya sembari mengisahkan bahwa sebelum adanya Pertashop warga sangat kesulitan mendapatkan BBM.

“Sebelumnya untuk mengisi BBM kami harus membeli eceran. Tetapi dengan adanya Pertashop akan sangat membantu dan memudahkan masyarakat. Apalagi Likupang Barat ini merupakan kawasan pariwisata, seperti Lihaga, Gangga dan Tarabitan,” sebutnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Serei, Emma Marasi bahwa Pertashop nantinya akan dikelola oleh BUMDes.

“Kehadiran Pertashop ini sangat kami syukuri. Di mana kami sebelumnya berencana membuat pertamini namun terkendala dana. Sampai kemudian Pertamina menghadirkan fasilitas yang sangat penting ini,” ujarnya.

Salah satu warga, Wilson Sineri mengatakan dulunya untuk mengisi BBM di SPBU terdekat harus menempuh jarak 15 kilometer. Sehingga untuk mengantisipasinya, terpaksa membeli eceran yang harganya Rp10 ribu per liter.

“Tetapi saat ini telah hadir Pertashop yang menyediakan BBM berkualitas bagi kami warga Serei,” ujarnya.(hil/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here