Gelar Video Conference, Pemkab Mitra Evaluasi Penyaluran BLT Dandes

0
109
Pemkab Mitra saat menggelar video conference

Mitra, SULUTREVIEW – Gelar Video Confrence, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), monitoring dan evaluasi bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (Dandes) di masa pandemi Covid-19, Rabu (17/6/2020).

Adapun rapat evaluasi diikuti oleh Camat dan HukumTua, Kajari serta Polres Minahasa Tenggara.

Digelar di sejumlah tempat yang berbeda, Wakil Bupati (Wabup) Drs Jesaja Legi ditemani Sekertaris Daerah (Sekda) David Lalandos AP.MM juga Asisten I Jani Rolos dan Asisten III Frits Mokorimban serta Dinas PMD Royke Lumingas dan Kaban BKPSDM ikuti Vidcon di ruangan Sekretariat Daerah. Ketua DPRD Mitra Marty Ole dan pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa Selatan (Minsel) I Wayan Eka Miatra, SH.MH, juga ikut dalam pembahasan tersebut.

Dikatakan Wabup Jocke Legi, setiap aparat desa dalam melakukan penyaluran harus mendetail.

“Terkait BLT dari Dana Desa (Dandes) harus berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang sudah ada,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Mitra David Lalandos meminta, para Camat dan KumTua agar melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sesuai dengan prosedur.

“Sebagai pihak aparat internal, diharapkan agar penyaluran tersebut bisa dipantau dengan baik. Sehingga tidak menjadi masalah dikemudian hari yang harus menimbulkan dampak hukum sebagai konsekuensi dari itu,” jelas Lalandos.

Kajari Minsel I Made Eka Miartha SH MH. menambahkan, untuk penyaluran BLT tahap dua ini, pihak pemerintah desa harus lebih jeli lagi dalam penyalurannya. Pihak Kejaksaan, bakal melakukan evaluasi setiap tahapan penyaluran ini. Dari pihak kejaksaan mengingatkan agar tak ada  penyelewengan ataupun pemotongan BLT kepada masayrakat

“Jika nantinya ada penyelewengan penyaluran Dandes, seperti Operasi Tangkap Tangan (OTT), maka pihak Kejari dan penegak hukum akan langsung memberikan konsekuensi tanpa harus melakukan koordinasi dengan pihak internal,” tegas Kajari sembari berpesan, agar tak ada temuan pada penyaluran saat ini dan kedepannya.

“Lebih baik sengsara membawa hikmat dari pada hikmat membawa sengsara. Marilah kita bersama dengan situasi ini untuk mensejahterakan masyarakat, dengan upaya yang kita lakukan untuk kita nikmati dikemudian hari,” pungkas Kajari Minsel. (*/Jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here