12 Adegan Terungkap Dalam Rekonstrusi Pembunuhan Di Pulau Lembeh

0
1641

Tersangka saat mendapati korban dibawah tempat tidur pada Rekonstruksi pembunuhan di pulau lembeh yang di gelar di kantor Polres Bitung

Bitung, Sulutreview.com
Masih ingat kasus Pembunuhan di Pulau Lembeh pada Pada medio Mei tanggal 7 tahun 2020 lalu, dimana tersangka FM alias Fadly menebas RM alias Refli karena kedapatan masuk di kamar bersama istri FM di Pulau Lembeh akhirnya pada Selasa (16/06/2020) dilakukan Rekonstruksi pembunuhan kasus dugaan perselingkuhan tersebut.

Yang menarik dalam rekonstruksi tersebut, sesuai penyampaian Kapolsek Lembeh Aiptu Reymond Sendewana SH bahwa sebelum kejadian pembunuhan itu terjadi ternyata tersangka sudah mendapati niat-niat perselingkuhan yang dilakukan istrinya dengan korban melalui ponsel istrinya.

“Ya dalam pengakuan tersangka, bahwa dirinya pernah mendapati dalam masengger via media sosial (Medsos) istrinya mendapati pernah ada komunikasi. Dan tersangka sempat memperingati kepada istrinya untuk menghentikan berhubungan dengan korban FM,” kata mantan Pemburu Resmob Manguni 123 Polda Sulut ini.

Selain itu kata Sendewana, tersangka sudah menemui FM agar jangan lagi mengganggu istrinya. “Akan tetapi pada saat terjadi pembunuhan ini saat suami tersangka bekerja di salah satu Resort, FM (korban) mengirimkan masagge melalui media sosial kepada istri tersangka dan menanyakan ada dimana, kemudian jawab istri tersangka bahwa dirinya lagi sementara memasak. Kemudian korban menanyakan keberadaan suaminya dan dirinya menjawab sedang bekerja. Kemudian tak lama kemudian korban datang dengan membawa motor kerumah tersangka dan menemui istri tersangka,” kata Kapolsek.

Beberapa saat kemudian lanjut Kapolsek, tersangka tiba di rumahnya dan korban langsung bersembunyi didalam kamar di bawah kolong tempat tidur.

Kemudian tersangka melihat pintu rumah terkunci dan tak biasanya pintu rumahnya dalam keadaan tidak terkunci. “Kemudian dia mengetuk rumahnya baru istrinya membukanya dan mengobrol sebentar dan melihat surat kerjanya. Kemudian tersangka masuk dalam kamarnya dan menuju toilet, kemudian dirinya mendengar ada yang yang berbunyi di tempat tidur. Seketika tersangka keluar dan menengok ada kaki manusia di bawah tempat tidur dan dirinya menuju dapur dan mengambil parang kemudian dia langsung mengayunkan parangnya di bawah kolong dan mengenai kaki korban dan korban keluar serta disandra tersangka dan memotong di bagian kepala dan bahunya,” ujar Kapolsek sesuai pengakuan tersangka.

Kemudian tersangka kedapur untuk mencuci tangan dan parangnya lalu korban lari keluar dari rumah tempat kejadian sembil mengangkat kaki satunya karena sudah bercucuran darah.

Nah untuk rekonstruksi ini, tersangka juga mengaku demikian akan kronologisnya dan diakui oleh istrinya yang hadir saat rekonstruksi.

“Memang secara keseluruhan ada 12 adegan yang terungkap dalak rekonstruksi ini dan untuk tersangka sudah berapa kali memotong korban namun tidak bisa di hitung. Apalagi pengakuan tersangka juga dirinya sudah lupa,” kata Kapolsek.

Diketahui rekontruksi kasus Pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Pintukota Kecamatan. Lembeh Utara Kota Bitung di dalam rumah Keluarga Makasighe-Tapahing.

Adapun yang menjadi pelaku dalam kasus tersebut yaitu lelaki bernama FM alias Fadly alias Opo dan yang menjadi korbannya lelaki bernama RM alias Refli.

Dan dalam pelaksanaan kegiatan rekontruksi ini, dilakukan pengamanan dari anggota Polsek Lembeh Selatan dan dibantu oleh anggota Sat Sabhara Polres Bitung dan dihadiri oleh Kasat Sabhara Polres Bitung AKP Everd Kawatu, Kapolsek Lembeh Selatan Iptu Reymond Sendewana SH, Kanit Sabhara Sektor Lembeh Selatan Maulana Soepidjo Kanit Dalmas Sat Sabhara Ipda Novi Pamula, Kepala SPK Polres Ipda Iwan Setia Budi dan Pengacara Tersangka Jhon Sengke SH dan saksi dan keluarga tersangka.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here