dr Jeaneste Watuna (kadis kesehatan kota bitung)
Bitung, Sulutreview.com
Kasak-kusuk yang merebak di media sosial di Kota Bitung belakangan ini, soal adanya kabar dugaan bahwa ada 2 publik figur berpengaruh di Kota Bitung telah terjadi kontak dengan pasien yang positif covid-19 disalah satu kegiatan Pemkot Bitung.
Terus saja menjadi buah bibir bagi warganet di Kota Bitung untuk menjadi layak untuk disimak dan diikuti.
Apalagi memang, seiring dengan adanya kabar tersebut, Juru bicara (Jubir) gugus tugas Franky Ladi SSTP sempat bergeming lewat cuitannya di media sosial (medsos) dengan berkomentar membantah akan adanya tudingan yang merebak di media sosial di Kota Bitung ini.
Menurut Ladi bahwa Walikota dan Ibu Walikota tidak ada kontak dengan yang bersangkutan (pasien positif) ini, sehingga pada saat kegiatan pak Wali dan Ibu Walikota dalam kondisi aman.
Sebab beliau hanya membuka kegiatan namun tetap menjaga jarak dan kemudian memakai masker dan melanjutkan kegiatan Video Conference (Vidcon) di tempat lain.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Jeaneste Watuna saat dihubungi sejumlah wartawan angkat bicara dan menyampaikan panjang lebar secara rinci bahwa saat ini, Wali kota Bitung Max J Lomban dan istri Ny Khouni Lomban Rawung ketua TP PKK Kota Bitung Tadi Selasa (09/06/20202) telah di lakukan Rapid Test.
“Iya Pak Wali dan Ibu Walikota telah ikuti Rapid Test. Namun syukur hasilnya non reaktif. Tujuh sampai 10 hari kemudian akan dilakukan rapid test lagi,” jelas Watuna saat di konfirmasi wartawan, Selasa (09/05/2020).
Dia menjelaskan status Walikota bersama istri? hanya Kontak Erat Resiko Rendah (KER) sehingga isolasi di rumah sendiri tidak isolasi di rumah singgah yang ada penjaganya.
Watuna menambahkan yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanggulangan Covid 19 Kota Bitung Senin kemarin sudah melakukan rapid test kepada 191 orang yang kontak dengan 4 pasien terkonfirmasi positif covid 19 di Kota Bitung.
Kemudian hari Selasa (09/05) hari ini juga kembali dilakukan rapid test kepada 84 orang yang kontak erat dan dua orang yaitu ibu walikota dan walikota sehingga hari ini sudah 86 yang di rapid test total ditambah jumlah kemarin 277 orang.(zet)













