Mitra  

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Mitra, Saat Ini Berjumlah 7 Orang

Data satgas Covid-19 Minahasa Tenggara

Mitra, SULUTREVIEW – Berdasarkan data terbaru malam ini, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), ketambahan 1 kasus terkonfirmasi Positif Covid-19, dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dikatakan juru bicara satgas Covid-19 Mitra Gloria Wuwungan, pasien terkonfirmasi positif yang bertambah pada hari ini yaitu pasien yang sebelumnya berstatus KERT (Kontak Erat Risiko Tinggi) dari Pasien 189 asal Kecamatan Pasan, yakni Perempuan, bayi 2 bulan.

“Tidak ada keluhan. Pasien merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mitra berjumlah 7 orang,” ungkap Wuwungan, Rabu (3/6/2020).

Selain itu, dikatakan Gloria Wuwungan, di Mitra ada juga ketambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yaitu PDP 11 yakni Perempuan 56 tahun Kecamatan Tombatu Timur. Dimana pada tanggal 2 Juni 2020, pasien dilarikan ke RSUD Noongan dalam keadaan tidak sadarkan diri sejak di jalan gunung potong dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RSUD Noongan.

“Pasien sudah dimakamkan dengan menggunakan Prosedur Covid-19.
Sebelumnya, pasien sempat di rawat di Rumah Sakit Budi Setia (RSBS), selama 7 hari, dan keluar RS pada tanggal 1 Juni 2020. Keluhan awal batuk kemudian sesak nafas karna lendir menumpuk, dan demam saat di RSBS. Adapun diagnosa saat di rawat di RSBS yaitu Bronkitis dan Pneumonia,” ujar Wuwungan

Ia pun berharap, melihat perkembangan kasus positif Covid-19 di Mitra saat ini, maka seluruh masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan lebih serius lagi dalam melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan sekitar karena kemungkinan besar sudah ada virus Covid-19 di wilayah tempat tinggal kita ataupun di wilayah tempat kita beraktifitas.

“Hal ini perlu mendapat perhatian lebih lagi oleh seluruh elemen masyarakat agar tidak terjadi penularan yang lebih luas lagi, khususnya penularan yang bisa berasal dari para OTG yang ada di lingkungan sekitar namun belum terdeteksi,” jelas Wuwungan

Lebih lanjut dikatakannya, pencegahan penularan Covid-19 ini harus dimulai dari diri sendiri.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya dengan berita hoaks yang beredar dimasyarakat,” pungkas Gloria Wuwungan. (*/Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *