Mitra, SULUTREVIEW – Mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, saat ini DPRD Mitra ikut ambil bagian berjaga di pos perbatasan.
Ketua DPRD Mitra Marty Ole saat hadir di pos pengawasan COVID-19 di Gunung Potong Ratahan Timur mengatakan, langkah tersebut diambil untuk membantu Pemkab Mitra dalam upaya mencegah masuknya Covid-19.
“Mulai hari ini, kami anggota DPRD juga turut berjaga di pos pengawasan perbatasan,” ungkap Marty Ole, Jumat (15/5/2020).
Adapun kebijakan tersebut dikatakannya, bukan bersifat wajib, namun diberikan kebebasan bagi anggota untuk memilih.
Saat dilemparkan ke forum, mayoritas anggota DPRD Mitra bersedia dan mendukung kebijakan tersebut.
“Jadi ini kami pertanyakan ke seluruh anggota DPRD Mitra. Dari 25 anggota, kurang lebih 20 anggota setuju dan bersedia untuk ikut ambil bagian menjaga pos,” pungkas Marty Ole.
Lanjut dijelaskannya, dalam aktivitas menjaga pos pengawasan ini, para anggota DPRD membagi tugas untuk berjaga di setiap pos perbatasan.
“Kami sudah buat jadwal dan setiap pos satu anggota DPRD yang berjaga. Hari ini saya mendapat giliran berjaga di Gunung Potong,” tandasnya.
Sementara Kepala Dinas Diskominfo Mitra Piether Owu yang saat itu juga memiliki jadwal piket di Gunung Potong menyambut baik kedatangan Ketua DPRD Mitra.
“”Kehadiran Ketua DPRD Marty Ole jelas bentuk dukungan yang luar biasa dan menjadi penyemangat bagi petugas yang ada. Saya yakin petugas pos lain juga akan sangat termotivasi dengan kehadiran para anggota DPRD Mitra,” pungkas Piether Owu, didampingi Kasat Pol PP Mitra Johny Kolinug, Camat Tombatu Timur Sonny Kawalo, dan Camat Pasan Selvie Umboh. (*/Jul)













