Seorang Ibu Dibui Bersama Balita, LPA Sulut Mohon Keadilan Penegak Hukum

0
3864
Pemandangan tak lazim ini sangat memiriskan

Manado, SULUTREVIEW

Seorang ibu ditahan di Polsek Manganitu Kabupaten Sangihe. Ironinya, saat menjalani hukuman bui tersebut sang ibu membawa serta anaknya yang masih balita di dalam sel untuk dirawat.

Kondisi yang memprihatinkan ini, sontak mengiris hati siapa pun yang melihat pemandangan tak lazim.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulut, Jull Takaliuang yang sempat melihatnya mengaku hancur hati dan sangat prihatin.

“Di tengah pergumulan pandemi global Covid-19, termasuk kita semua, tersayat hati saya ketika meihat foto ini. Betapa sangat menyedihkan,” ungkap Jull sebagaimana yang dituliskannya di media sosial.

Seorang ibu, katanya harus ditahan di Polsek Manganitu. Tetapi karena anaknya tidak bisa dijauhkan dengan ibunya, maka sang ibupun memutuskan untuk mendekam berdua dengan anaknya di tahanan.

“Saya tidak bertujuan mengintervensi urusan hukum yang sementara dijalani sang ibu, tetapi di tengah suasana mencekam akibat Covid-19, telah ada kebijakan dari pemerintah utk membebaskan banyak napi dari penjara,” ujarnya.

Apakah kebijakan tersebut tidak berlaku bagi ibu dan anak balita ini.

“Sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulut, saya memohon¬† kebijakan Bapak Kapolda Sulut, cq Bapak Kapolres Sangihe atas nama kemanusiaan di tengah situasi Covid-19 agar ada kebijakan yang lebih baik bagi sang ibu dan balita ini,” pintanya.

Dia juga memohon juga perhatian Pemerintah Kabupaten Sangihe melalui DP3A Sangihe untuk bisa melihat posisi kasusnya seperti apa.

“Mungkin ada hal yang bisa dikoordinasikan antar institusi yang berwenang untuk memberikan dukungan bagi sang ibu dan balita tersebut,” tandasnya.

“Mohon bantuan dan dukungan LPA Sangihe agar melakukan kunjungan dan memberikan advokasi dan suportnya. Semoga kita semua dalam kapasitas dan kewenangan masing-masing tetap saling mendukung dan berbuat yang terbaik atas nama kemanusiaan di tengah badai Covid-19 ini,” tandasnya.

Belum diketahui persis apa yang menjadi kasusnya, tetapi sesuai kabar yang beredar berkaitan dengan tanah tambang yang ada di wilayah Desa Bowone. Di mana ibu ini merupakan pemilik tanah tambang yang disewakan.

“Tetapi persisnya seperti apa itu, belum diketahui lebih jauh. Karena yang perlu disikapi adalah nasib dari sang ibu,” kuncinya.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here