Agenda Reses Ditiadakan, Anggota DPRD Bitung Ini Lakukan Aksi Mulia Bagi Sembako Kesejumlah Masjid

0
210

Habriyanto Achmad saat memberikan bantuan ke salah satu masjid di Bitung

Bitung, Sulutreview.com
Menyusul saat ini agenda Reses DPRD Bitung ditiadakan dikarenakan Covid-19. Membuat anggota DPRD dari Partai Banteng ini berkreasi melakukan aksi sosial ditengah Pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak khususnya di sejumlah rumah ibadah di Kota Bitung yaitu Masjid.

Apalagi belum lama ini istrinya dr Yuniever Sutanto sebagai tenaga medis yaitu dokter diberhentikan dari Tenaga Kontrak Kesehatan (TKK) secara tiba-tiba oleh Pemkot Bitung di Dinas Kesehatan.

Tak membuat Habriyanto Achmad SH meratapi akan persoalan tersebut.

Melainkan sebaliknya dirinya tetap tegar dan terus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan melakukan aksi mulia membagi-bagi bantuan sembako di era Covid-19 saat ini yang masih melanda.

Pasanya belakangan ini, dirinya sibuk dan terfokus untuk mengumpulkan baham sembako untuk membantu kepada warga yang terdampak Covid-19 khususnya disejumlah rumah-rumah ibadah yaitu Masjid di Kota Bitung.

Hebatnya dirinya mengatakan, bantuan yang diberikan adalah dari dana pribadi serta tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik.

“Apa yang saya berikan hari ini tidak seberapa, tapi, Insaallah bisa meringankan jamaah yang terdampak dengan pandemi covid-19,” katanya.

Bantuan ini tidak ada kepentingan politik, ini murni untuk membantu jamaah yang terdampak covid-19.

Habriyanto juga meminta maaf karena tidak bisa menggelar agenda reses menampung aspirasi masyarakat akibat larangan berkumpul untuk memutus rantai wabah covid-19.

“Harusnya akhir Maret lalu agenda itu kami gelar tapi sesuai kesepakatan bersama reses tidak digelar dan anggarannya kita geser untuk membantu penanganan covid-19. Mohon maaf,” katanya.

Adupun penyerahan bantuan tersebut di Masjid Al’Hidayah, Masjid Al’Maghfirah serta TPQ Asyuhada.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here