Tinjau Rumah Singgah, Olly Berharap Pasien Covid-19 tak Bertambah

0
354
Olly saat melakukan peninjauan rumah singgah.

Manado, SULUTREVIEW

Berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 terus dimaksimalkan. Salah satunya dengan menyiapkan rumah singgah.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey meninjau kesiapan rumah singgah yang ada di Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Jalan Teterusan Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (13/4/2020).

Pada kesempatan itu, dia mengatakan bahwa rumah singgah sebagai tempat isolasi alternatif bagi masyarakat yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

Namun dia berharap, tempat yang disiapkan tidak sampai digunakan. Itu artinya, penyebaran Covid-19 sudah dihentikan.

“Saya berharap rumah singgah ini yang sudh kita siapkan tidak benar-benar ‘digunakan’,” ujarnya Senin (13/4/2020).

Olly optimis dengan dukungan dan doa dari masyarakat Sulut, penyebaran Covid-19 dapat dihentikan sehingga semua warga dapat beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi.

Kantor pusat yang digunakan untuk penanggulangan krisis kesehatan yang sedang disiapkan, sebut Olly merupakan rumah singgah orang yang berstatus ODP.

“Yakni saudara-saudara kita yang datang dari luar daerah yang setelah kita evaluasi perlu mendapat pemeriksaan awal. Mudah-mudahan kamar yang sudah disiapkan ini tidak sempat digunakan. Karenanya kita doakan supaya virus corona ini tidak menyebar,” ujar Olly usai melakukan peninjauan rumah singgah.

Diketahui, kedatangan orang nomor satu di Sulut ke rumah singgah untuk memastikan kelayakan dan kesiapan rumah singgah sebagai tempat isolasi.

Rumah singgah di kantor penanggulangan krisis kesehatan yang memiliki 30 kamar ini
telah memenuhi protokol kesehatan penanganan covid-19 dan telah dilengkapi tempat tidur dan fasilitas lainnya baik halaman, kamar mandi, dapur, hingga gudang.

Selain rumah singgah di Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pemprov Sulut juga menyiapkan rumah singgah lainnya yang siap digunakan, diantaranya Kantor Diklat Maumbi memiliki kapasitas 100 kamar, Kantor Bapelkes (270), Asrama Haji Tuminting (300) dan LPMP Sulut (40).

Adapun dalam peninjauan rumah singgah turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Danlanudsri Manado Kol Pnb Johnny Sumaryana, Sekdaprov Edwin Silangen, Kadis Kesehatan Debie Kalalo dan para pejabat lainnya.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here