Waspada Pandemi Covid-19, BI Pastikan Sistem Pembayaran Berjalan Aman

0
256
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat

Manado, SULUTREVIEW

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) memastikan, di tengah pandemi wabah COVID-19, sistem pembayaran tetap aman dan lancar.

BI Sulut telah menetapkan sejumlah penyesuaian, yang berkaitan dengan jadwal layanan sistem pembayaran perbankan. Hal itu berlaku sejak tanggal 30 Maret hingga 29 Mei 2020.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat menyebutkan pengaturan jadwal meliputi,  pembatasan operasional layanan kliring pengembalian, yang semula dibuka hingga pukul 15.00 WITA, kini hanya hingga pukul 14.00 WITA.

Selanjutnya, pembatasan juga dilakukan untuk siklus layanan transfer dana dan pembayaran regular. “Yang semula sebanyak 9 kali, saat ini menjadi 8 kali. Dan untuk setelmen layanan penagihan regular yang semula pukul 17.00 WITA, dibatasi menjadi pukul 15.30 WITA. Demikian juga dengan setelmen pengembalian prefund debit yang semula pukul 17.30 WITA menjadi pukul 16.00 WITA,” jelas Arbonas.

Sejumlah batasan itu, sambung Arbonas, dinilai sebagai upaya  positif. Karena langkah penyesuaian jam layanan counter sejalan dengan pembatasan waktu kliring dan mengedepankan solusi layanan online bagi nasabah.

“Penyesuaian layanan dimaksud mendukung pembatasan interaksi sosial nasabah yang konsisten dengan kebijakan pengendalian wabah COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” tukasnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, kata Arbonas, kepada masyarakat yang hendak melakukan transfer atau penarikan dana melalui counter di bank diupayakan agar datang lebih awal sebelum pukul 10.00 WITA.

Bank Indonesia mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik akan kelancaran sistem pembayaran dan ketersediaan uang tunai di Sulawesi Utara. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara berkomitmen penuh untuk terus menjamin kelancaran sistem pembayaran dan ketersediaan uang tunai selama masa pandemik COVID-19.

Bank Indonesia menjamin layanan kas tetap berjalan meskipun dengan beberapa penyesuaian pada prosedur operasional, layanan kas keliling, dan perlakuan khusus pada uang setoran dari perbankan.

Hal ini merupakan salah satu upaya Bank Indonesia dalam membantu mencegah penyebaran wabah COVID-19, terutama untuk menjamin higienitas uang tunai, di mana Bank Indonesia melakukan karantina selama 14 (empat belas) hari terhadap uang setoran perbankan dan mengeluarkan uang Hasil Cetak Sempurna yang terjamin kebersihannya untuk diedarkan kepada masyarakat melalui perbankan.

Namun demikian, untuk mengurangi interaksi sosial dan intensitas kerumunan massa, Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan layanan transfer atau pembayaran secara non-tunai, seperti transfer dana melalui layanan mobile banking, internet banking, dan e-wallet, serta pembayaran tagihan atau belanja dengan scan QRIS, mobile banking, internet banking, atau kanal pembayaran non-tunai lainnya.

“Ke depan, Kantor Perwakilan Bl Sulut akan terus mencermati dan memperhatikan perkembangan isu penyebaran COVID-19 di Sulawesi Utara dengan senantiasa berkoordinasi secara intensif dengan gugus tugas, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya guna memberikan respons yang cepat dan tepat dalam memastikan kelancaran sistem pembayaran di Sulawesi Utara,” jelas Arbonas.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here