Gloria Wuwungan Sebut Tatalaksana Pemakaman PDP Covid-19, Mengacu Pedoman

0
398
Foto istimewa

Ratahan, SULUTREVIEW

Satgas Penanganan Covid-19 Mitra, Gloria Wuwungan menjelaskan bahwa salah satu pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 03 yang sempat dirawat di RSUP Prof Kandou telah meninggal pada Sabtu (28/03/2020).

Karena yang bersangkutan sempat dirawat di ruang isolasi, maka tatalaksana penanganan jenazah telah dilakukan oleh pihak rumah sakit. “Pemakamannya telah dilakukan oleh keluarga dengan berdasarkan pedoman yang ada,” ungkapnya dalam siaran pers, Minggu (29/03/2020).

Dengan mengacu pedoman tersebut, maka jenazah dipastikan tidak menularkan penyakit. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir.

“Masyarakat yang ada dihimbau untuk tidak panik, karena tatalaksan penanganan jenazah sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yg ada dan tidak berpotensi menularkan penyakit bagi masyarakat sekitar,” tukasnya.

PDP 03 yang merupakan Komisioner KPU Kabupaten Mitra tersebut, merupakab salah satu dari 3 orang PDP.

“Sudah ada 3 orang dari Kabupten Minahasa Tenggara yang memiliki status sebagai PDP. Pasien pertama dan kedua masih dalam perawatan di rumah sakit, dan hingga saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorok,” jelas Gloria.

PDP 03, sebutnya, adalah laki-laki, 52 tahun dengan keluhan demam, ada bisul yang sudah pernah sembuh tapi muncul lagi. Hal itu diikuti penurunan kesadaran.

“Pasien tersebut juga memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus atau penyakit Gula (+), dan didiagnosa Sepsis. Sempat dirawat di ruang isolasi RSUP Prof Kandou Manado, dengan pemeriksaan Rapid Test pertama menunjukan hasil negatif Covid-19,” jelasnya sambil menambahkan bahwa sesuai prosedur, jika hasil Rapid Test pertama negatif, maka harus dilakukan Rapid test ulang 10 hari kemudian, atau pemeriksaan swab tenggorok.

“Selain itu, pasien juga sudah sempat dilakukan pengambilan spesimen swab tenggorok, dan hasilnya belum ada. Namun, pada hari Sabtu malam, sekitar pukul 23.30, kami mendapatkan kabar bahwa PDP 03 tersebut telah meninggal dunia,” urainya.

Selain itu, Gloria juga mengatakan bahwa pihaknya, melakukan tracking atau pelacakan terkait orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan PDP 03 tersebut, sambil menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorok PDP 03.

“Kami juga mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan oleh Tuhan YME,” tandasnya.

Gloria kembali menegaskan, terkait orang dengan status PDP bukan berarti sudah positif terjangkit. “Ada kemungkinan hasilnya akan menunjukan negatif, dan ada kemungkinan hasilnya positif. Karena itu, masyarakat diharapkan untuk tidak panik, namun tetap waspada sambil menerapkan upaya-upaya pencegahan khususnya Physical Distancing, yakni menjaga jarak satu dengan yang lain,” kuncinya.(jul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here