Tiga Anak Tewas Lantaran DBD di Minsel

0
276

Amurang, SULUTREVIEW

Disibukkan dengan serangan Coronavirus desease-19 (Covid-19), Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menebar ancaman.

Sesuai data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Selatan (Minsel), hingga 15 Maret tercatat sudah 118 yang dinyatakan positif DBD. Dari 118 terkena, tiga diantaranya yang terkena meninggal dunia.

“Bisa dikatakan saat ini kita dilanda dua kekhawatiran yakni wabah Covid-19 dan ‘serangan’ DBD. Hingga sekarang sudah 118 yang terkena yakni Januari 56 kasus, Februari 44 kasus dan Maret hingga tanggal 15 ada 18 kasus. Tiap bulan satu pasien yang masih berusia anak-anak usia  dari tiga hingga lima tahun meninggal dunia,” beber Kadis Kesehatan Minsel dr Erwin Schouten.

Menurutnya memang dari segi jumlah masih lebih sedikit dibanding tahun lalu pada periode yang sama. Namun kemungkinan serangan masih berlanjut dikarenakan musim yang mendukung perkembangbiakan nyamuk aides aegypti, sebagai penyebat DBD. Karenanya masyarakat diminta tetap waspada.

“Untungnya sekarang sekolah-sekolah diliburkan karena adanya Covid-19, sehingga penyebaran DBD bisa tertekan karena memang banyak yang terkena saat di sekolah. Tapi masalahnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan dengan tidak membiarkan wadah-wadah yang dapat menampung air masih rendah. Sedangkan air dalam wadah dapat menjadi tenpat berkembangbiaknya nyamuk aedes,” paparnya.

Lanjut dia mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran membersihkan lingkungan sekitar. Sebab fogging tidak efektif memberantas siklus hidup nyamuk. Bahkan justru dapat memberikan kekebalan kepada nyamuk. Bila didapati adanya gejala terkena DBD, dapat langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan.

“Memang bisa saja tidak seberbahaya Covid atau Korona, tapi bila lambat ditangani dapat berbahaya dan bisa menimbulkan kematian. Jadi tolong kerjasama dari masyarakat melakukan bersih-bersih lingkungan sekitar. Ini supaya siklus hidup nyamuk dapat diputus sehingga menghentikan serangan DBD. Perlu juga saya beritahukan kasus terbanyak ada di Amurang Timur,” pungkasnya.(noh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here