Stock APD Cegah Virus Corona Di Dinkes Bitung Diduga Masih Minim

0
94

dr Jeaneste Watuna

Sulutreview.com

Bitung- Fasilitas penunjang dalam mencegah akan Pandemi Virus Corona Covid-19 sebenarnya harus segera dilengkapi secara cepat dalam meminimalisir akan kian mewabahnya Virus Covid-19 di Indonesia termasuk di Sulawesi Utara (Sulut) saat ini.

Akan tetapi di Kota Bitung entah ini kurangnya koordinasi atau tidak dengan pihak Pemprov Sulut khususnya dinas Kesehatan atau tidak. Yang pasti fasilitas penunjang akan pencegahan Covid-19 diduga sesuai informasi masih sangat minim.

Pasalnya sampai saat ini pihak Dinas Kesehatan yang dipimpin dr Jeaneste Watuna menyatakan pihaknya masih sementara melakukan pengadaan Alat Perlindungan Diri (APD) terkait pencegahan virus corona atau covid-19.

Apalagi dalam pengakuan Jeaneste bahwa stok APD berupa pakaian atau hazmat suit yang mereka miliki saat ini sangat terbatas dan merupakan persedian dari tahun sebelumnya.

“APD kita tinggal satu set, sisa persedian tahun lalu, kita sementara lakukan pengadaan dan saat ini masih waiting Pesan Order (PO),” kata Jeaneste.

Soal APD lain, seperti masker kata Jeaneste, persediaan di gudang secukupnya untuk keperluan pelayanan dan pencegahan yang selama ini dilakukan. “Untuk thermo scanner kami hanya memiliki 25 buah saja,” kata mantan Direktur RSUD Bitung ini.

Terkait apakah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut sangat intens dilakukan, menurut Jeaneste pihaknya sangat aktif terus berkoordinasi serta melaporkan akan segala sesuatu terkait fasilitas penegahan Pandemi Covid-19 ini.

“Untuk pasien, Kota Bitung sampai saat ini belum ada yang dinyatakan positif covid-19,” katanya.

Ditanya soal kesiapan tim kesehatan, ia menyatakan ada 10 tim yang disiapkan dan satu tim berisi tiga sampai lima tenaga kesehatan yang disiagakan di Rumah Sakit dan di beberapa Puskesmas. “Pokoknya koordinasi terus kami lakukan jika ditemukan ada warga teridentifikasi memiliki gejala sejenis Covid-19 akan segera kami tindaklanjuti untuk melakukan pemeriksaan secara intensif,” pungkasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here