Cegah Covid-19, Kanwil DJP Suluttenggomalut, Tutup Layanan Tatap Muka

0
318

Manado, SULUTREVIEW

Direktorat Jenderal Pajak mendukung upaya pemerintah dalam  pencegahan virus Corona (Covid-19) dengan mengambil langkah untuk meniadakan layanan tatap muka.

Kebijakan tersebut berlaku mulai 16 Maret sampai dengan 5 April 2020.

Dikatakan Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Suluttenggomalut, Tri Bowo, pelayanan perpajakan dihentikan sementara pada Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di KPP/KP2KP, Layanan di Luar Kantor (LDK) seperti mobil pajak, pojok pajak, dan lainnya, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) seperti Mal Pelayanan Publik, dan tempat lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

“Terkecuali pelayanan langsung
pada counter VAT Refund di bandara yang tetap dibuka, namun dengan pembatasan tertentu,” katanya dalam siaran pers Kamis (19/03/2020).

Kanwil DJP Suluttenggomalut mengikuti kebijakan tersebut dengan tidak melaksanakan pelayanan tatap muka untuk seluruh unit vertikal dibawah Kanwil DJP Suluttenggomalut.

Wajib Pajak dapat mengetahui kebijakan Direktorat Jenderal Pajak dalam pencegahan penyebaran COVID-19 seperti kebijakan pelaporan SPT Tahunan, aktivasi efin, lupa efin melalui email, lupa efin melalui telepon, PORO, pelaporan SPT Masa, pendaftaran NPWP/PKP,
Sertifikat Elektronik, pemeriksaan, tutorial SPT, eReg, telepon dan email unit kerja, update informasi, dan pelayanan pelayanan lainnya dengan mengunjungi laman www.pajak.go.id atau pada akun media sosial resmi DJP dan Kanwil DJP Suluttenggomalut.

“Wajib Pajak juga tetap dapat
berkonsultasi dengan Account Representative melalui telepon, email, chat, maupun, saluran komunikasi online lainnya,” tukasnya.

Selain itu, untuk memberikan kemudahan dan kepastian kepada Wajib Pajak terkait penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa maka diberikan relaksasi batas waktu pelaporan dan pembayaran.

“Bagi Wajib Pajak yang ingin menyampaikan SPT Tahunan Orang Pribadi diberikan relaksasi batas waktu pelaporan dan pembayaran sampai dengan 30 April 2020 tanpa dikenai sanksi keterlambatan,” sebutnya.

Sedangkan untuk SPT Masa PPh Pemotong/Pemungut untuk Masa Pajak Februari 2020, kepada seluruh Wajib Pajak diberikan relaksasi batas waktu pelaporan sampai dengan 30 April 2020 tanpa dikenakan sanksi keterlambatan namun batas waktu pembayaran tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Terkait dengan kebijakan berhentinya pelayanan tatap muka sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 DJP khusunya di Kanwil DJP Suluttenggomalut, Wajib Pajak dapat menghubungi unit vertikal yang berada di lingkungan Kanwil DJP Suluttenggomalut melalui:
Informasi lanjut dapat menghubungi Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Suluttenggomalut ataupun KPP/KP2KP terdekat.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here