Bitung  

Pilwalkot Bitung 2020 Diprediksi Hanya Dua Calon

Samsi Hima

Bitung, Sulutreview.com

Suhu perpolitikan di Kota Bitung saat ini, memang tidak seindah pada Pemilihan Calon Walikota (Pilwalkot) tahun 2015 lalu.

Pasalnya jika tahun 2015 lalu Pilwalkot Bitung ramai dan memanas karena ada enam calon, namun kali ini terkesan sunyi dan sepi saja.

Fakta tersebut tidak tanpa alasan, sebab kondisi di Kota Bitung memang para calon yang menonjol hanya 2 saja yaitu dari Maurits Mantiri dan Max J Lomban dimana baliho kedua figur ini sudah ada dimana-mana, praktis masyarakat Bitung hanya mengenal dan menyebut-nyebut Max Lomban dan Maurits Mantiri saja.

Hal ini pun langsung diaminkan oleh salah satu politisi jalanan di Kota Bitung Mr Samsi Hima. Menurut Hima bahwa kondisi politik di Kota Bitung ini kian lesu saja. “Saya berpendapat bahwa suhu politik di Kota Bitung saat ini kurang moncer dan bergairah saja.

“Masalahnya menurut analisa saya diantara calon Pilwalkot tidak ada yang dalam tanda kutip setara dengan Walikota sebelumnya yaitu, “Hanny Sondakh yang merupakan Pengusaha kondang yang mampu membangun Bitung dan sangat terasa kesejahteraanya bagi warga Bitung,” ujar Hima kepada Sulutreview.com Kamis (06/03/2020).

Untuk itu saya menduga dan mengsinyalir Pilwalkot Bitung ini berpotensi hanya dua calon yaitu PDIP VS NasDem. “Karena kedua calon Walikota ini terus saja menjadi perbincangan hangat dan disebut-sebut di Kota Bitung ini. Kalau pun lebih 3-4 calon bagi saya peluangnya sangat kecil namun mungkin ada harapan,” tandasnya.

Akan tetapi untuk menggairahkan suhu Pilwalkot di Bitung paling bagus, kata Hima harus ada kolaborasi yang akan pimpin di Kota Bitung ini yaitu harus ada sosok Pengusaha yang bisa berkolaborasi baik itu dengan politisi maupun birokrat.

Diketahui pada Pilwalkot Kota Bitung di tahun 2015 ada 6 Pasang calon yaitu Stefanus Pasuma dan Mario Karundeng (PaKar), Linna Utiarachman-Petrus Karel Singale (Lips), Michael Jacobus-Paulus Ibrahim Karundeng (Mapalus),
Ariyanthi Baramuli Putri-Santy Gerald Luntungan (APB-SGL), Max J Lomban-Maurits Mantiri (MJL-MM) dan Hengky Honandar-Fabian Kaloh (HH-FK).(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *