Kanwil DJP Suluttenggomalut Kejar 30% Sisa Target Penerimaan

0
187
Kanwil DJP Suluttenggomalut bersama jurnalis di momen gathering

Manado, SULUTREVIEW

Penerimaan Kanwil DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) hingga di triwulan III mencapai Rp6,93 triliun (67,22%) dari target yang ditetapkan.

Pelaksana harian (plh) Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut Hisbullah, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan bagi Kanwil DJP Suluttenggomalut.

Karenanya di sisa tahun anggaran 2019 ini, Kanwil DJP Suluttenggomalut berupaya mengejar target, yang mencapai 30%-an.

“Tahun 2018 Kanwil DJP Suluttenggomalut berhasil mencapai penerimaan sebesar Rp 8,50 triliun (83,93% dari target Rp 10,14 triliun) dan untuk tahun 2019 memiliki target sebesar Rp 10,31 triliun. Sampai dengan tanggal 28 Oktober 2019 penerimaan Kanwil DJP Suluttenggomalut mencapai Rp 6,93 triliun (67,22% dari target), mengalami pertumbuhan sebesar 13,06% dari capaian penerimaan tahun lalu,” jelasnya pada Media Gathering yang digelar di Kantor DJP Suluttenggomalut, Senin (28/10/2019).

Ditambahkan Hisbullah bahwa pasca Tax Amnesty seharusnya Wajib Pajak (WP) patuh lebih banyak dalam melakukan pembayaran kewajiban perpajakannya karena “sudah minta ampun”.

Oleh karena itu apabila terdapat Wajib Pajak yang tidak memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar, maka DJP dalam hal ini Kanwil DJP Suluttenggomalut telah memiliki basis data perpajakan dari ILAP (Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak Lain), pertukaran data perpajakan atau  Automatic Exchange of Information  (AEoI), Informasi dan/atau Bukti atau Keterangan (IBK) terkait akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan yang dimanfaatkan untuk melakukan pengawasan atau pemeriksaan Wajib Pajak. Namun DJP menganut system Self Assesment sehingga yang diprioritaskan untuk ditindaklanjuti terlebih dahulu adalah Wajib Pajak dengan status “high risk”.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), FN Rumondor mengatakan tren penerimaan lima tahun terakhir menunjukkan kenaikan. Untuk itu, DJP Suluttenggomalut menetapkan prognosa tahun 2019 akan tercapai Rp9,604.5 (93.13%).

Menurut Rumondor, pajak merupakan tanggung jawab bersama, demi kelangsungan pembangunan. Sehingga peran serta masyarakat sangat diharapkan.

“Oleh karena itu diharapkan media di wilayah Sulawesi Utara dapat membantu Kanwil DJP Suluttenggomalut dalam penyebaran informasi perpajakan sehingga kepatuhan Wajib Pajak meningkat yang diikuti dengan peningkatan penerimaan pajak,” tukasnya.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here