Tuange Resmi Jabat Pelaksana Tugas Bupati Talaud

0
234

Melonguane, SULUTREVIEW

Petrus Simon Tuange, resmi menjabat pelaksana tugas Bupati Kepulauan Talaud, menggantikan posisi Sri Wahyumi Manalip yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasca mengantongi SK pelaksana tugas dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE, Tuange langsung menjalankan tugas dan fungsinya, antara lain dengan memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan rumah jabatan Bupati Kepulauan Talaud, Kamis (2/5/2019).

Diketahui, jabatan pelaksana tugas tersebut diberikan pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip.

Untuk kelangsungan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulut bergerak cepat dan menunjuk Petrus Simon Tuange untuk menjabat pelaksana tugas Bupati Kepulauan Talaud.

Diketahui Surat Keputusan tersebut diserahkan oleh wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada wakil bupati Kepulauan Talaud.

Setelah resmi menjabat sebagai pelaksana tugas, Tuange langsung memimpin upacara peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh pada kamis 2 mei 2019.

Di hadapan para peserta saat membacakan pidato Menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Tuange mengajak seluruh elemen untuk melakukan evaluasi terhadap kontribusi di dalam dunia pendidikan.

“Kita perlu merenung sejenak untuk menengok ke belakang, melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan untuk kemudian bergegas melangkah kedepan guna menggapai cita-cita masa depan pendidikan Nasional,” Tutur PLT Bupati.

Tuange mengatakan bahwa saat ini dunia pendidikan belum berada dalam kondisi yang ideal.

“Kita menyadari bahwa kondisi ideal pendidikan dan kebudayaan nasional yang kita cita-citakan, masih jauh dari jangkauan. Kita terus berusaha keras untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas, terus menerus mengalibrasi praktek pendidikan agar memiliki presisi dan ketelotian yang tinggi,” Ujar Tuange saat membacakan  pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya Wakil Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap keberhasilan Pemerintah, yang gencar membangun infrastruktur namun tambahnya hal tersebut harus disertai dengan pembangunan sumber daya manusia secara lebih sungguh-sungguh dan terencana.

“Sebagaimana kita ketahui, dalam 3 tahun terakhir, pemerintah telah membangun dan memperkuat infrastruktur dihampir semua penjuru tanah air walaupun belum semuanya selesai,” ucapnya.

Melanjutkan pidato Menteri Pendidikan, Tuange mengatakan agar sebagai ASN harus menyiapkan tenaga tehnokrat, tenaga terampil, dan tenaga kreatif yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi posisi sesuai kebutuhan yang ada.

Mengakhiri pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Tuange mengatakan peran serta keluarga sangat dibutuhkan untuk menunjang pendidikan dan penguatan karakter.

“Salah satu bentuk penguatan Three Pusat Pendidikan adalah pelibatan keluarga dalam mendukung sukses pendidikan anak dan penguatan karakter,” tutupnya.(fanly)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here