Ini Pesan Prof Kumaat di Dies Natalis ke-54 Fakultas Ilmu Budaya

Manado, SULUTREVIEW

Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA mengatakan moment Dies Natalis harus dibarengi dengan peningkatan akreditasi. Di mana prodi Bahasa Indonesia jadi Akreditasi B.

Sementara itu, terkait dengan  dibentuknya Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, sepertinya telah menjadikan Ilmu Budaya terlepas atau pindah ke Kementerian Pendidikan dan Budaya.

“Sebagian pihak mempertanyakan nasib pendidikan tinggi Ilmu Budaya, seni rupa, musik dan sebagainya. Padahal proses pendidikan tinggi itu bertujuan menghasilkan “man of culture” atau manusia yang berbudaya tinggi melengkapi man of science. Sebab ilmu pengetahuan tanpa budaya bisa tergelincir ke teknologi aplikatif yang menghancurkan manusia itu sendiri,” kata Prof Kumaat pada puncak Dies Natalis ke-54 Fakultas Ilmu Budaya, Rabu (6/3/2019).

Melalui Dies Natalis, Prof Kumaat berharap proses pembelajaran di fakultas dapat menggunakan pendekatan proses pencerahan, pengembangan daya nalar, dan daya cipta baik di dalam maupun di luar ruang kuliah.

“Kelengkapan infrastruktur seni budaya seperti media pembelajaran, galeri atau gedung kesenian/teater kiranya terus difungsikan secara optimal agar peserta didik dapat mengekspresikan diri lewat karya – karya yang menggambarkan jati diri bangsa,” tandasnya.

Rektor berharap, Universitas Sam Ratulangi yang mengedepankan tag line  “Unggul dan Berbudaya” maka akan menjadikan komunitas Fakultas Ilmu Budaya akan terus berada di garis depan untuk menjadikan kata-kata, buman hanya sebagai slogan belaka.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *