Manado, SULUTREVIEW
Rencana pemerintah kota Manado yang akan memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke bank lain terus berpolemik.
Meski pemerintah kota Manado lewat Kabag Humas dan Pemerintahan Sonny Takumansang beberapa waktu lalu sudah menjelaskan tiga alasan hingga berpindahnya RKUD Pemkot Manado ke bank lain, namun masih ada juga yang mempolemikkan hal tersebut.
Ketiga alasan yang menjadi dasar RKUD dipindahkan adalah Pemkot Manado ingin bekerja sama dengan bank yang dapat memberi kontribusi maksimal dalam pengeloaan keuangan daerah. Kedua, Pemkot Manado ingin mendapatkan dukungan yang maksimal terhadap kegiatan dan pembangunan. Dan ketiga, untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).
Salah satunya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ASN. Tentunya , peningkatan kesejahteraan ASN ini mendapatkan dukungan dari ASN Pemkot Manado.

Sementara itu sejumlah ASN mendukung upaya pemerintah kota Manado untuk berpindah RKUD ke bank lain. “Kami mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan ASN, kalau RKUD dipindahkan ke bank lain, kami sangat senang RKUD dipindahkan, karena bunga kredit di Bank SulutGo sangat tinggi, bisa mencapai 15 persen, sedangkan di bank lain hanya 8 persen dan ada yang 5 persen,” ujar salah satu ASN yang enggan mengorankan namanya.
Sementara itu Humas Bank SulutGo Sandra Rogi yang dikonfirmasi via telepon selular menjelaskan bahwa persoalan RKUD itu merupakan ranah dari pimpinan direksi. Ketika disinggung soal bunga kredit di Bank SulutGo yang sangat tinggi, Sandra menjelaskan bahwa hal itu bukan pemicu sehingga RKUD dipindahkan, “Yang lebih jelasnya silahkan tanya ke pimpinan direksi, “ ujar Sandra Rogi.(rizky)













