Effendi Simbolon Soroti UU Penyiaran dan Pers

0
187

Jakarta, SULUTREVIEW

Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon menegaskan keberadaan  Undang-undang (UU) yang menjadi payung hukum bagi komunitas pers sudah usang. Karena, kini setiap orang bisa menjadi pelaku media dan nara sumber (narsum) untuk medianya sendiri.

“UU Penyiaran dan UU Pers. Kemudian fenomena sekarang bahwa media tidak lagi terbatas pada menjadi antara produser pemilik media itu sendiri  hingga konsumen. Tapi variannya sekarang sudah menjadi varian baru,” ujar Simbolon dalam diskusi bertema “Menjaga Independensi Media Jelang Pilpres 2019” di Media Center/Pressroom, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Menurutnya, kini setiap orang bisa menjadi pelaku media hingga menjadi narsum untuk medianya sendiri. “Saya kira sekarang UU yang dua itu mungkin sudah usang, ya cepat sekali usang seperti UU ngurusi PSSI tapi orang sudah ke piala dunia gitu jadi gak ada hubungannya sekarang,” jelas politisi dari  PDIP itu.

Dikatakannya, hal itu disebabkan media  tidak lagi bergerak linier dengan apa yang menjadi pemahaman terhadap media. Ketika UU minimal dua UU itu kita buat sehingga kita masih pada posisi menyalahkan media. “Kemajuan teknologi dan dinamika yang berkembang seorang politisi bisa mengurus dirinya sendiri dengan seluruh instrumen yang bisa diadakan oleh dirinya sendiri,” papar Effendi.(rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here