Serve With Hearth, Jevie Jane Maliangkay Dianugerahi Penghargaan Instruktur Bispar Terbaik

MENJALANKAN tugas dan pengabdian sebagai seorang instruktur keahlian ganda yang dilakoninya tanpa mengenal rasa lelah, akhirnya membawa Jevie Jane Maliangkay berhasil mendapatkan pengakuan secara nasional.

Maliangkay dinilai terbaik dan mumpuni dalam bidangnya, tepatnya dari 100-an orang instruktur keahlian ganda lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Atas prestasinya di bidang Akomodasi Perhotelan tersebut, Maliangkay mendapatkan penghargaan dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bisnis Pariwisata (Bispar).

“Puji syukur kepada Tuhan sehingga saya mendapatkan penghargaan yang tidak terduga ini,” ungkap Maliangkay, Selasa (18/9).

Kegiatan Rakornas Evaluasi Keahlian Ganda Batch II dan Revitalisasi SMK oleh P4TK Bispar dan Ditjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud yang digelar di Batam pada tanggal 17 September 2018 baru-baru ini, menjadi momen spesial yang semakin memacu motivasinya untuk berbuat yang terbaik. Hal itu sejalan dengan motto hidupnya ‘Serve With Heart’.

“Ketika kita melayani dengan hati, maka akan terpancar dalam kinerja kita. Terutama saat pengetahuan yang kita miliki kita transfer kepada orang lain. Jangan pernah  berpikir apa yang akan kita dapatkan. Karena nanti Tuhan akan menyediakan yang terbaik buat kita,” ujarnya sembari menambahkan bahwa sebagai guru yang mengabdi selama 20 tahun, dan kemudian dipercaya sebagai instruktur ada proses panjang yang dilaluinya.

“Sebagai instruktur keahlian ganda, saya sempat tak mendapatkan honor. Sampai kemudian masuk sebagai instruktur batch 2. Dan selanjutnya nanti sebagai instruktur revitalisasi yang bertugas mendampingi guru-guru secara online yang akan ikut uji kompetensi. Saya berharap kepercayaan ini dapat saya lakukan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Maliangkay yang sehari-harinya merupakan guru di SMK Negeri 3 Manado, juga bersyukur sebab sekolah tempatnya mengajar menjadi salah satu tempat pusat belajar dari 8 tempat lainnya.

“Kepsek SMK Neger 3 Manado, Dra Frolly Anthoneta Togas, sebagai pengelola pusat belajar keahlian ganda, juga mendapatkan penghargaan. Jadi sekolah kita mendapatkan penghargaan dobel,” kata Maliangkay yang semula hanya diundang untuk hadir di rakornas  untuk kalangan kepsek, bendahara dan operator.

“Terima kasih kepada semua pihak. Terlebih Kepala Pusat P4TK Dr DJuariati Azhari MPd, yang menyematkan pin emas,” ujarnya sembari menyebut bahwa support penuh dari keluarga adalah yang paling penting.

“Mereka telah menginspirasi saya untuk selalu melakukan yang terbaik. Terlebih saat mendampingi guru-guru, mengedukasi dan menambah wawasan bagaimana mengembangkan layanan dalam bisnis pariwisata,” tandasnya.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *