MANADO, SULUTREVIEW
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen SE MS mendorong jajarannya agar ‘melek’ teknologi. Hal itu sangat penting demi menunjang kinerja, efisiensi dan peningkatan layanan.
“Tidak terkecuali semua pejabat di lingkup Pemprov Sulut harus meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya akan teknologi,” ungkapnya usai menghadiri serah terima jabatan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, di lokasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) HV Worang, Gunung Tumpa Kamis (13/9/2018).
Di era globalisasi yang diikuti dengan kemajuan teknologi, Silangen kembali mengingatkan para pejabat yang ada tak masa bodoh sehingga enggan untuk meningkatkan pengetahuannya. “Kalau belum paham yah belajar, sebab kemajuan teknologi saat ini sudah demikian pesat dan merambah semua kalangan. Ditambah lagi dengan perkembangan smartphone yang semakin inovatif,” jelas Silangen sembari menambahkan tidak ada alasan bahwa tidak ada quota.

“Manfaatkan wifi, jadi tidak ada alasan tidak ada quota. Hal itu juga menghemat anggaran,” tukasnya.
Pejabat eselon II, III dan IV, sambung Silangen harus meningkatkan kemampuan dalam ilmu dan teknologi. Jangan sampai kedapatan pejabat gagal teknologi (gaptek).
“Dengan kemampuan memanfaatkan teknologi, proses kinerja dan pelayanan publik akan jauh lebih efisiensi, cepat dan hemat anggaran,” tandasnya.
Silangen mencontohkan pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan. “Kalau biasanya satu pekerjaan dikerjakan tiga orang pegawai. Tetapi dengan kemajuan teknologi dapat dilakukan oleh satu orang orang.
“Kemajuan teknologi sangat menolong kita, karena lebih efisien,” kata Silangen yang diketahui memiliki kemampuan baik dalam Iptek.
Di sisi lain, Silangen juga mengingatkan para pejabat maupun staff untuk bekerja secara maksimal.
“Bekerjalah secara maksimal tanpa berharap untuk mendapatkan penghargaan. Sebab, hasil pekerjaan yang terbaik sudah pasti akan dihargai. Utamakan koordinasi
dengan atasan, agar kinerja yang didapat bisa diimplementasikan,” imbuhnya.(eda)











