Manado  

Ketua ORI Keluhkan Toilet Bandara Sam Ratulangi

MANADO, SULUTREVIEW

Kunjungan Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Prof Amzulian Rifai SH LLM PhD ke Manado, menyisakan keprihatinan.

Pasalnya pimpinan lembaga yang berwenang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik ini, mengalami ketidaknyamanan akibat air yang ada di toilet bandara Sam Ratulangi Manado mati.

“Saya masuk ke ruangan toilet, dan waktu saya buka uriniornya, airnya gak jalan. Saya pikir hanya satu, eh ternyata waktu saya buka lainnya, ke-8 urinior semuanya mati gak ada airnya. Wah gimana layanan bandara bisa seperti ini,” ungkapnya di sela-sela pelaksanaan Seminar Nasional Peran Ombudsman dalam Penguatan Birokrasi Pemerintah di Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa (4/9/2018).

Menurut Ketua Ombudsman, saat ini sudah ada asosiasi yang mengurus pertoiletan. Hal ini dimaksudkan agar pengelolaan maupun layanan  toilet akan semakin baik.

Urinoir sedang diperbaiki.

“Adanya asosiasi toilet sedunia yang pengurusnya adalah orang Indonesia ini, harapannya agar keberadaan toilet-toilet, baik di bandara, di mall menjadi semakin baik. Dan menurut saya memang sudah makin baik. Tapi apa yang saya alami di bandara Sam Ratulangi adalah bentuk kritik agar hal seperti ini tak terjadi lagi,” tandasnya sembari menambahkan agar Sulawesi Utara yang saat ini tengah menggenjot kunjungan pariwisata harus memperhatikan keberadaan toilet, khususnya di tempat-tempat yang menyediakan fasilitas toilet.

Menariknya, saat dikonfirmasi, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Minggus Gandeguai mengatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan, urinior yang

mati diperkirakan karena ada yang tutup.

“Mungkin beliau makai di situ. Dan menurut info dari staf saya hanya satu yang mati,” katanya sambil menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Ketua Ombudsman.

“Mohon maaf, karena ketidaknyamanan ini,” imbuhnya.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *