Bacelius Ruru Bagi Ilmu Penyelesaian Sengketa Pasar Modal di FH Unsrat

0
568

MANADO, SULUTREVIEW

Ketua Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia, Bacelius Ruru SH LLM membagi ilmu di Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Senin(27/8/2018).

Mengungkap materi yang berjudul
‘Tantangan dan Prospek Mediasi dan Arbitrase dari Perspektif Hukum Bisnis dalam Konteks Indonesia’, Ruru mengatakan sengketa bukan suatu hal yang harus dihindari. Justru kalau ada sengketa diusahakan untuk diselesaikan.

“Karena itu dalam dunia bisnis harus diciptakan hubungan baik jangan sampai terjadi sengketa. Tetapi sengketa tidak bisa dihindarkan, harus diselesaikan melalui cara-cara yang sifatnya win-win solution,” katanya.

Perusahaan, ungkap Ruru harus memastikan bahwa kontrak itu sudah memenuhi syarat-syarat umum. Dengan demikian meminimalisasi terjadinya sengketa.

“Ketika terjadi sengketa ada beberapa cara yang ditempuh, antara lain diselesaikan melalui mediasi hingga Arbitrase yang bertujuan untuk menghasilkan hukum final,” tandasnya sembari menambahkan Arbitrase lahir dari kesepakatan para pihak yang bersengketa. Arbitrase dipilih para pihak atas keahlian dan kepercayaan jadi harus punya keahlian dan integritas yang tidak tercela.

Menariknya, Alumni FH Unsrat dan lulusan Havard University yang sukses meniti karir di Jakarta dengan berbagai jabatan strategis, mendorong mahasiswa untuk mengejar pengetahuan dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. “Karena dengan pendidikan dapat memperbaiki lingkungan dan dunia. Karena itu selama ada kesempatan tempuhlan pendidikan setinggi mungkin,” sebutnya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr Pricilla Flora Kalalo SH MH, menjelaskan Seminar Nasional Alternative Dispute Resolution (ADR) Sarana Penyelesaian Sengketa Pasar Modal di Luar Ligitasi, adalah rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-60 ini, diharapkan dapat mengedukasi mahasiswa maupun dosen FH Unsrat.

“Seminar nasional ini merupakan kerja sama Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia dengan FH Unsrat. Terutama soal pasar modal yang secara spesifikasi dibahas bersama dengan sangat tepat. Dengan begitu dapat menambah pemahaman dan kemajuan mahasiswa maupun dosen,” ujarnya.

Sementara Wakil Rektor Unsrat, Bidang Umum dan Keuangan Dr Ronny Maramis SH MH, berharap
materi berharga yang dibagi Ruru,  dalam rangka pemahaman ADR menjadi sebuah kehutuhan, menyusul pertumbuhan ekonomi yang semakin berkembang.

“Kontrak bisnis, penanaman modal perlu penanaganan yang benar. Arbitrase akan memberikan ruang yang mudah bagi prlaku usaha dalam menyelesaikan konflik yang terjadi sehingga dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

Turut hadir, Ketua Panitia Seminar Nasional, Dr Merry Kalalo SH MH, para dosen dan mahasiswa.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here