Kementerian BUMN Fasilitasi Siswa Promosikan Budaya Sulut di Papua

Para peserta usai pembekalan
IMG-20210818-WA0009

Manado, SULUTREVIEW – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)-RI menggulir program Siswa Mengenal  Nusantara (SMN) kepada 20 siswa berprestasi asal Sulawesi Utara (Sulut).

Ke-20 siswa yang beruntung tersebut, mendapatkan kesempatan melakukan kunjungan ke Provinsi Papua selama sepekan, mulai tanggal 21-29 Juli 2017.

Peserta SMN diberikan kelengkapan penunjang perjalanan

Staf Kementerian BUMN Eko Setiawan mengatakan program MSN, menjadi sarana tepat  untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Sulut.  Terlebih dapat mengenalkan keanekaragaman budaya maupun kekayaan alam provinsi lainnya. “Program Siswa Mengenal Nusantara ini  menjadi kesempatan bagi para siswa berprestasi untuk mengenal daerah lain. Sekaligus juga mampu menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa tercinta Indonesia,” ungkap staf Kementerian BUMN Eko Setiawan pada pembekalan dan pelepasan peserta program  SMN dalam rangka BUMN Hadir Untuk Negeri di Hotel Whiz Prime  Megamas Manado Kamis (20/7/2017).

Setiawan menambahkan, ke-20 siswa yang terseleksi merupakan siswa yang beruntung karena dapat mempelajari budaya Papua. “Kalian adalah siswa yang beruntung, jadi manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Penyerahan cenderamata

Senada, Kepala Bidang Dinas Pariwisata Kota Manado, Hesty Korompis menyebutkan  program yang diinisiasi Kementerian BUMN dapat mengantarkan ke-20 siswa sebagai  duta pariwisata. Khususnya menjelang ivent akbar Manado Fiesta pada 1-10 September 2017 mendatang. “Sebagai duta wisata perkenalkanlah potensi dan kekayaan budaya daerah ini. Terutama untuk suksesnya penyelenggaraan Manado Fiesta. Target kita bukan hanya mengejar wisatawan mancanegara tetapi juga lokal,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Asiano Gammy Kawatu SE MSi menegaskan agar siswa yang diutus dapat menjadi kebanggaan Sulut. “Sebagai siswa berprestasi, pakailah kemampuan intelektual, jangan membuat malu Sulut. Ceritakan dan apresiasikan budaya Sulut dengan semboyan Si Tou Timou Tumou Tou, Torang Samua Basudara serta konsep Sumikolah,” sebutnya.

Kementerian BUMN, PT Pembangunan Perumahan dan guru pendamping di sela pelepasan siswa

Lebih jauh, Kepala Bidang SMA Pendidikan Provinsi Sulut, Arthur Tumipa MEd mengatakan, peserta merupakan  anak-anak yang hebat. Karena terseleksi dari 100 ribu SMA/SMK 100. “Ini bagian dari pengabdian yang anak-anak untuk menjadi tulang punggung dan pemimpin masa depan dengan landasan Empat Pilar yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan RI dan Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya sembari menambahkan siswa berprestasi lainnya juga pernah mengikuti program yang sama dengan melakukan kunjungan ke Jawa Barat dan Sumatera.

Peserta SMN menyambut pelepasan dan pembekalan dengan antusias

Menariknya, dua siswa berprestasi, Luis Karamoy dan Prisilia Lasabuda, mengaku optimis bahwa program MSN bakal menjadikan siswa memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta menjadi generasi yang berintegritas.

Turut hadir, Direktur Keuangan PT Pembangunan Perumahan (Persero), Agus Purbianto, PT Adhi Karya (Persero) Yusuf Wiyono, dan Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Nugroho Agung S dan guru pendamping.(dennis)

banner 300x250