Ketua TP PKK Ellen Honandar Sondakh Kembali Lagi Sosialisasikan Pembuatan Kompos Kali ini di Aertembaga

Bitung, Sulutreview.com– tinggal sekira 14 Kelurahan yang belum mendapat jadwal sosialisasi pembuatan kompos. Membuat pihak Ketua TP PKK Kota Bitung Sulawesi Utara Ny Ellen Honandar Sondakh kembali lagi melanjutkan sosialiasi pembuatan Kompos di awal bulan November 2026 ini.

Buktinya pada Jumat (06/11/2026) Ketua TP PKK Ny Ellen Honandar Sondakh SE didampingi Ketua Pokja III Ibu Tenti Sakul SE melakukan sosialisasi pengomposan di Kantor Kecamatan Aertembaga.

Disana Istri Wali Kota Bitung ini disambut, oleh Camat Aertembaga Stenly Une Tatipang S.Sos didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Aertembaga Santje Kandijoh S.Pd dan jajaranya.

Pada sosialisasi ini dihadiri juga 9 Kelurahan se-Kecamatan Aertembaga yang digabung di Kecamatan Aertembaga ini.

Pada sosialisasi tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny Ellen Honandar Sondakh, S.E memimpin langsung Gerakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Pelatihan Pembuatan Kompos.

Pada sambutannya, Ellen memberikan literasi briliant dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya aksi pembuatan kompos, menurutnya pelatihan kompos ini untuk meminimalisir volume sampah yang kian menumpuk full di Tempat Pembuangan Akhir Sampah.

“Jadi Ibu-ibu bagi siapa yang ada sampah di rumah jangan dibuang, dikumpul untuk diolah menjadi kompos yang sebentar nanti pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan menunjukan cara pengolahan-nya,” kata Ellen disambut tepuk tangan riuh.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret TP PKK Kota Bitung dalam memperkuat budaya pengelolaan sampah dari sumbernya. Selain menjaga kebersihan lingkungan, pelatihan ini juga bertujuan mendorong lahirnya ekonomi keluarga berbasis lingkungan.

Dalam pelatihan tersebut, warga diberikan materi dan praktik langsung cara mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos yang bernilai ekonomis.

Ellen Honandar Sondakh menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, sampah rumah tangga bisa menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi bisa menjadi berkah. Dari dapur kita, bisa lahir pupuk dan ekonomi baru bagi keluarga,” ujarnya.

Selain sosialisasi pelatihan Pembuatan Kompos. Ellen juga membagian puluhan bibit rica dalam rangka mengantisipasi lonjakam inflasi.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *