Dana Komite SMKN 2 Bitung Diduga Amburadul, Kepsek Akui Hampir Satu Tahun Belum ada Laporan Keuangan

Bitung, Sulutreview.com– Sejumlah Guru Honorer di SMKN 2 Bitung diduga kuat menerima gaji yang tersendat-sendat dikarenakan pihak Sekolan terkadang belum ada anggaran patent untuk memberikan hak kepada kalangan Guru Honorer.

Apalagi kabar terendus dana komite sekolah di SMKN 2 Bitung amburadul yang diduga kuat disalahgunakan laporan keuangannya, karena sudah hampir 1 tahun pihak Bendahara Komite belum memberikan laporan keuangan sebagai laporan rutin kepada Kepala Sekolah SMKN 2.

Padahal jika dana komite ini teratur rapih, maka akan menambah memenuhi hak yaitu gaji kepada kalangan guru honorer di sekolah tersebut.

Kepsek Meryati Ella Taengetan SP.d M AP ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa memang untuk guru honorer sudah tidak ada lagi anggaran untuk membayar gaji mereka.

“Memang dana komite turut menambah untuk membayar gaji kalangan guru honorer namun masih belum cukup, dikarenakan untuk dana komite yang sesuai komitment dengan orangtua murid, tergantung juga dari kelancaran pemberian dari orangtua, lewat komite sekolah sebab ada kalanya sering tersendat,” ujarnya.

Menurutnya memang guru honorer di SMKN 2. Sampai saat ini tercatat ada 15 orang. Jika keadaan seperti ini akan lebih baik kedepan akan diberhentikan karena melihat kondisi seperti ini.

Ditanya adanya kabar terendus bahwa diduga dana komite yang carut marut tanpa ada laporan keuangan. Kepsek mengatakan memang selama Bendahara Komite Sekolah menjabat belum ada laporan keuangan.

“Iya memang sudah hampir 1 tahun bendahara Komite belum memberikan laporan keuangan Komite kepada saya. Dan hal ini akan saya tanyakan kepada Bendahara Komite;” tutup Ela sapaan Kepsek SMKN 2 Bitung ini.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *