Disambut Positif Kalangan IRT di Wilayah Maesa, Ellen Sondakh Peragakan Pembuatan Kompos

Bitung, Sulutreview.com– Sosok Ketua TP PKK Kota Bitung Ny Ellen Honandar Sondakh SE, tak kenal lelah dalam menjalankan program-nya khususnya terkait pembuatan kompos (pupuk organik hasil penguraian sisa-sisa bahan biologis atau sampah organik), kepada seluruh kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) diseluruh Kecamatan.

Dari sejumlah Kecamatan dan Kelurahan yang disosialisasikan pengomposan. Mendapat perhatian dan apresiasi dari kalangan IRT.

Terbaru Ketua TP PKK Bitung Ny Ellen Honandar Sondakh kembali melakukan sosialisasi pembuatan pengomposan bersama Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Merry Dumbela MAP dan Kabid Liberty Rimbing S.Sos di wilayah Kecamatan Maesa yaitu di Kelurahan Bitung Barat 1 dan Bitung Barat 2 pada Senin (08/06/2026)

Disana Ellen Sondakh dan jajaranya disambut positif oleh puluhan IRT dan Lurah setempat.

Sebelum melakukan aksi pembuatan kompos, Ellen Sondakh memberikan sosialisasi serta audiensi dengan kalangan masyarakat dan IRT di Bitung Barat 1 dan 2 Tersebut.

Kalangan IRT pun terlihat terkesima akan program Ibu Walikota Bitung yang sangat penting dalam meminimalisir akan penumpukan sampah untuk dijadikan pupuk tanaman ini.

Usai sosialisasi Ellen Sondakh langsung melakukan Aksinya dalam mencampur bahan untuk membuat kompos.

Aksi merakyat tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang hadir. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari proses pemilahan sampah organik hingga teknik pengolahan menjadi kompos yang bernilai guna bagi tanaman dan lingkungan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, pencacahan bahan, proses fermentasi hingga menghasilkan kompos padat dan cair yang siap digunakan.

Ny. Ellen Honandar Sondakh mengatakan bahwa pengelolaan sampah berbasis rumah tangga merupakan salah satu langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi lingkungan. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah harus terus ditingkatkan agar volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan dapat berkurang.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan edukasi bahwa sampah organik yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, hasilnya juga bisa dimanfaatkan untuk tanaman dan pekarangan rumah,” ujarnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada masyarakat lainnya.

Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, sekaligus menjadikan sampah organik sebagai produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

“Jika dikelola dengan baik, sampah organik dapat menjadi pupuk yang berguna bagi tanaman sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Merianty Dumbela, Kabid PSLB3 Liberty Rimbing, Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, Anggota Pokja III Ny. Mareyne Wongkar Sigarlaki, jajaran TP PKK Kelurahan Bitung Barat Dua dan Bitung Barat Satu, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti pelatihan.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *