Mitra, Sulutreview – Pemerintah Desa Wioi Satu Kecamatan Ratahan Timur Minahasa Tenggara (Mitra), mulai mengerjakan pembangunan jembatan penyeberangan orang dengan menggunakan Dana Desa.
Langkah ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Hukum Tua Kariani Kolinug, proyek pembangunan jembatan ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp.148.456.172,- dan lokasinya berada di Jaga II Desa Wioi Satu. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan aksesibilitas masyarakat terhadap sarana penyeberangan yang aman dan nyaman.
“Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana transportasi yang memudahkan mobilitas penduduk desa, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pembangunan desa secara keseluruhan. Dalam hal ini, beberapa manfaat yang diharapkan antara lain adalah peningkatan aksesibilitas, perekonomian, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Kolinug baru-baru ini.
Ia pun berharap, proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang ini akan berjalan lancar dan sukses. Dampak positif yang diharapkan dari pembangunan ini diharapkan dapat membawa manfaat yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Wioi Satu.
“Kami berharap pembangunan jembatan penyeberangan orang ini bukan hanya sebagai sarana fisik semata, tetapi juga sebagai simbol kemajuan dan kemandirian desa. Dengan adanya infrastruktur yang baik, kami yakin masyarakat desa kami akan semakin berkembang dan mandiri.” terangnya. (***)













