Sulut Dukung Penuh Minahasa Tenggara Menuju Predikat KLA Nindya: Sinergi Menuju Kabupaten Ramah Anak

Sulut Dukung Penuh Minahasa Tenggara Menuju Predikat KLA Nindya: Sinergi Menuju Kabupaten Ramah Anak. (Ist)

Mitra, Sulutreview – Suasana penuh semangat dan optimisme menyelimuti ruang pertemuan di Minahasa Tenggara pada Kamis (15/5/2025). Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memberikan pembekalan dan penguatan komprehensif kepada Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Minahasa Tenggara. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari persiapan verifikasi lapangan HYBRID KLA tahun 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulut, Wanda L.C. Musu, SE., ME., langsung memimpin pembekalan tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Wanda menyampaikan apresiasi atas capaian Minahasa Tenggara yang telah menunjukkan progres signifikan dalam mewujudkan kabupaten ramah anak. “Berdasarkan evaluasi dari tim Provinsi Mitra, Minahasa Tenggara telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dan berhasil mencapai bobot skor yang memenuhi kriteria KLA Nindya,” ungkap Ibu Wanda. “Meskipun pada tahun 2023 lalu Minahasa Tenggara masih meraih predikat Pratama, kami yakin dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari Pemprov Sulut, target Nindya di tahun ini dapat terwujud. Ini selaras dengan arahan Bapak Gubernur untuk minimal mempertahankan, bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya.”

Pembekalan yang berlangsung intensif ini mencakup berbagai aspek krusial dalam penilaian KLA. Materi yang disampaikan meliputi strategi optimalisasi program perlindungan anak, peningkatan kualitas data dan dokumentasi untuk mendukung proses verifikasi, mekanisme verifikasi lapangan HYBRID yang akan diterapkan, serta upaya menangani potensi kendala yang mungkin muncul selama proses verifikasi. Para peserta pembekalan, yang terdiri dari perangkat daerah terkait, perwakilan organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tim DP3A Provinsi Sulut, mendapatkan klarifikasi, dan bertukar gagasan untuk memperkuat kesiapan Minahasa Tenggara.

Kepala DP3A Minahasa Tenggara, Sherly Rompas SE, mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemprov Sulut. “Pembekalan ini sangat bermanfaat dan telah memberikan pencerahan bagi kami. Kami telah melakukan berbagai upaya persiapan, mulai dari pengecekan kelengkapan dokumen, pengembangan program-program yang berorientasi pada hak-hak anak, hingga memperkuat koordinasi dengan semua stakeholder terkait,” jelas Ibu Sherly. “Dengan dukungan dan bimbingan dari Pemprov Sulut, serta komitmen dan kerja keras seluruh tim di Minahasa Tenggara, kami yakin dapat mewujudkan Minahasa Tenggara sebagai kabupaten yang benar-benar ramah anak dan memperoleh predikat KLA Nindya di tahun 2025 ini.”

Sekretaris DP3A Minahasa Tenggara, Raymon Sumual S.Teol, menambahkan bahwa kesiapan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan semua pihak yang peduli terhadap nasib anak.

“Verifikasi lapangan HYBRID KLA 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi Minahasa Tenggara untuk menunjukkan komitmennya yang kuat dalam melindungi dan memberdayakan anak. Dukungan penuh dari Pemprov Sulut ini bukan hanya sekadar bantuan teknis, tetapi juga merupakan bentuk sinergi dan solidaritas yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Sulawesi Utara sebagai provinsi yang benar-benar ramah anak. Semoga upaya bersama ini akan berbuah manis dengan tercapainya predikat KLA Nindya bagi Minahasa Tenggara,” pungkas Raymon didampingi Kabid Perlindungan Anak Grace Gosal, MM. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *