Ratahan, Sulutreview – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Minahasa Tenggara (IPPMA MITRA) sukses menyelenggarakan Dies Natalis pertama sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Minahasa Tenggara ini diiringi dengan Diskusi Publik bertema “Quo Vadis: Peran Pemuda Minahasa Tenggara dalam Mendorong Perubahan dan Inovasi di Era Pemerintahan Baru.”
Acara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara, Jani Rolos, S.Sos., ME., yang mewakili Bupati Minahasa Tenggara. Dalam sambutannya, Jani Rolos menyampaikan apresiasi atas inisiatif IPPMA MITRA yang telah menginisiasi ruang diskusi bagi pemuda. Ia berharap, kegiatan seperti ini tidak berhenti pada seremoni belaka, melainkan menghasilkan output nyata yang dapat mendukung program dan visi pemerintahan baru dalam mewujudkan Minahasa Tenggara yang maju dan sejahtera.
“Kami dari pemerintah tentu berharap, gagasan-gagasan yang dihasilkan dari forum ini akan menjadi masukan konstruktif bagi arah pembangunan daerah ke depan,” ujar Rolos.
Diskusi publik menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Ir. Ronny Soputan, MP., Dosen Universitas Sam Ratulangi, dan Deby Watania selaku Ketua GAMKI MITRA. Keduanya memaparkan pandangan mengenai urgensi peran generasi muda Minahasa Tenggara dalam mengawal perubahan dan menghadirkan inovasi di tengah dinamika era pemerintahan yang baru.
Diskusi tersebut merupakan platform bagi pemuda untuk mengungkapkan ide-ide dan gagasan terkait peran mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong ekonomi kreatif, dan memperkuat ketahanan pangan di Minahasa Tenggara. Para peserta diskusi yang terdiri dari pemuda dan mahasiswa aktif memberikan masukan dan saran untuk mengembangkan program-program konkret yang dapat mendukung visi pemerintahan baru.
Ketua IPPMA MITRA, Julio Antou, ST, menekankan bahwa Dies Natalis pertama ini merupakan bukti bahwa IPPMA MITRA mampu bertahan dan berproses. Sementara Rakerda yang diselenggarakan menandai kesiapan organisasi untuk berkembang secara lebih terstruktur dan strategis.
“Dies Natalis ini adalah bukti bahwa kita mampu bertahan, dan rapat kerja ini adalah tanda bahwa kita siap berkembang,” tegas Julio. “Lewat diskusi publik hari ini, kami menunjukkan komitmen IPPMA MITRA untuk memberikan kontribusi pemikiran, ide, dan gagasan dalam rangka mengawal pemerintahan yang baru selama lima tahun ke depan. (***)













