Cendi Sweetni Neman: Valentine Day Bukan Tentang Hadiah, Tapi Kasih Sayang yang Mempersatukan

Cendi Sweetni Neman. (Foto: Tommy Polandos)

Ratahan, Sulutreview – Cendi Sweetni Neman, seorang remaja perempuan asal Ratahan, mengungkapkan pandangannya tentang Hari Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari . Baginya, Hari Valentine bukanlah tentang hadiah atau coklat, melainkan tentang mengungkapkan kasih sayang yang tulus dari hati.

“Hari Valentine menurut saya adalah saat dimana kita saling mengasihi, entah siswa ke siswa, siswa ke guru, maupun masyarakat,” ujar Cendi Sweetni Neman, Jumat (14/02/2025)

Cewek cantik kelahiran 26 Agustus 2007 Ini menyebut bahwa hari kasih sayang bukan tentang hadiah atau coklat, tapi sesuatu yang lahir dari hati berupa kasih sayang yang mempersatukan.

Ia pun mengajak para generasi muda untuk tidak pernah merasa sendirian dan menghindari godaan yang tidak benar. “Jangan pernah merasa sendirian sehingga tidak mudah tergoda dengan ajakan yang tidak benar,” ujar Cendi.

Di momentum hari kasih sayang, kata cewek yang bersekolah di SMK Negeri 1 Ratahan ini, tidak ada yang salah jalan. Sambil tetap bangun hubungan yang intim dengan Tuhan.

Adapun Ayat Wahyu 2:10b yang berbunyi “engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan” merupakan ayat emas yang selalu menjadi pegangan Cendi. “Ayat ini menginspirasi saya untuk selalu tetap setia dan berjuang untuk masa depan yang lebih baik,” kata Cendi.

Cendi berharap bahwa anak-anak muda di momentum Hari Kasih Sayang dapat menjadi generasi emas, menjadi garam dan terang serta menjadi berkat. “Saya berharap anak-anak muda bisa menjadi generasi yang beriman, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Cendi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *