Mitra, Sulutreview – Pemerintah Desa (Pemdes) Wioi Dua, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mengadakan Posyandu Balita, Remaja, Ibu Hamil, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya untuk mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan bayi dan balita di desa.

Hukum Tua Desa Wioi Dua, Erwin Korompu, menjelaskan bahwa kegiatan Posyandu di Desa Wioi Dua bertujuan untuk mencegah stunting, dari ibu hamil sampai ke balita desa, sekaligus pembagian PMT Tambahan.

“Stunting (Masalah Gizi Kronis) bisa dikatakan gagal tumbuh akibat akumulasi ketidak cukupan zat gizi yang berlangsung lama dari kehamilan sampai usia 24 bulan, kondisi ini bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan,” ujar Erwin. “Maka dari itu, Pemerintah Desa Wioi Dua melaksanakan Posyandu ibu hamil dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai sebuah program yang bertujuan untuk kesehatan bayi dan balita, memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya dan mencegah stunting.”

Erwin mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan nutrisi yang cukup dan mendukung pertumbuhan janin, serta untuk mencegah kekurangan gizi pada bayi yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif mereka.
Ketua TP-PKK Desa Wioi Dua, Atri Timpal, mengungkapkan harapannya agar ibu-ibu di Desa Wioi Dua dapat memahami pentingnya pemenuhan nutrisi dan gizi baik selama kehamilan maupun pada perkembangan Balita. “Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan bumil akan lebih mengerti tentang pemenuhan nutrisi dan gizi untuk janinnya,” ujar Atri Timpal. “Saya juga mengajak ibu-ibu Desa untuk rajin ke posyandu, sehingga dengan bantuan makanan tambahan yang diberi dapat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi dan balita mereka.” (Adv)













