Tomohon, Sulutreview.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Program Keluarga Harapan (PKH) Nusantara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipusatkan di Kota Tomohon, tepatnya di GOR Babe Palar Kota Tomohon, Senin (29/7/2024).
Anniversary PKH Nusantara yang ke-17 yang bertema “Cerdas memberi solusi, rasional dalam tindakan” turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven OE Kandouw.
Kandouw menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan karena anugerahNya dan tuntunanNya sehingga sampai saat ini Kota Tomohon masih diberikan kesempatan untuk bertemu dalam kegiatan baksti sosial keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) Kota Tohomon, yang diikuti dengan apel akbar seluruh SDM PKH se Provinsi Sulut.

“Semoga kerja keras dan dedikasi kita dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Sulut,” ungkapnya.
Ia mengatakan PKH merupakan program perlindungan sosial yang sangat strategis daj terbukti efektif dalam membantu meringankan beban hidup keluarga kurang mampu di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dan komitmen kita semua untuk mendukung dan memperkuat program PKH, yang tidak hanya memberikan sekedar bantuan materil tetapi juga menunjukan kepedulian dan kebersamaan kita dalam membantu sesama yang membutuhkan.

Lanjut Wagub Sulut, seiring dengan peringatan HUT ke 17 PKH saat ini, dirinya mengajak kota semua untuk terus bekerjasama dan bergandeng tangan dalam mendukung pelaksanaan program ini.
“Pemerintah Provinsi Sulut akan terus berupaya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait guna memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lebih baik dan mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

Kandouw juga memberikan apresiasi kepada dinas sosial yang melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan seluruh pendamping PKH yang hadir.
“Saya mewakili Pak Gubernur Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada dinas sosial yang mengkoordinir para pendamping PKH ini. Mudah-mudahan dengan momentum ulang tahun ini memberikan semangat, memberikan dorongan kita untuk bekerja lebih baik lagi. Tahun ini sudah baik, tapi tahun depan harus lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dia juga memberikan dorongan dan motivasi kepada penerima PKH agar punya tekad dan punya keyakinan. Di mana ada usaha disitu ada jalan. Bahwa hidup itu harus boleh bertransformasi dan berubah.
“Untuk itu, tidak ada jalan lain, selain kita mendapatkan pendampingan dari pemerintah. Tetapi dari diri kita masing-masing juga harus punya tekad. Harus punya semangat, harus punya harapan, harus optimis bahwa hidup harus lebih baik dari sekarang,” tukasnya.
Dia juga mengajak untuk melaksanakan program-program yang digagas Gubernur Olly Dondokambey. Antara lain melalui program Marijo Bakobong.

“Sudah empat tahun ini mulai dari Covid hingga sekarang ternyata program Marijo Bakobong sangat efektif dan bermanfaat untuk masyarakat. Semua ini tidak akan berjalan kalau tidak ada kerja sama. Untuk itu, mari kita tetap dengungkan kearifan lokal kita,” tukasnya.
Selain itu, Kandouw juga mengingatkan untuk selalu bekerja bersama dengan gotong royong. “Gotong royong adalah kearifan lokal yang luar biasa.
Kepada pendamping PKH, Wagub Kandouw juga berharap akan lebih baik kinerjanya.
” Di momen 17 tahun PKH ini mari kita tingkatkan upaya, ikhtiar dan semangat kerja kita. Banyak selamat untuk kita semua. Saya sangat senang dapat bertemu dengan semua penerima program PKH di Kota Tomohon,” tukasnya.
Puncak peringatan HUT PKH dibarengi dengan tiup lilin.
Turut hadir, Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan, jajaran pejabat Pemprov Sulut serta Sekdakot Tomohon Edwin Roring dan Muspida.(Advertorial Kominfo Sulut)













