Diselamatkan Kapal TB Berau Coal, Seorang Nelayan Asal Malaysia Langsung Dijemput Kapal Patroli UPP Likupang

Minut, Sulutreview.com– Minggu 3 April 2023 sekitar pukul 13:20 WITA, sebuah Kapal Tug boat TB Berau Coal melihat seorang warga yang melambai-lambaikan tangan sambil berteriak minta tolong yang terapung-apung di laut wilayah sekitar 128,72 KM arah utara Toli-Toli Sulawesi Tengah.

Sontak, melihat lambaian tangan seorang warga tersebut, membuat Kapal TB Berau Coal 118 langsung mendekat dan melihat ada seorang warga diatas perahu yang meminta tolong dan langsung menaikan diatas kapal kepada seorang warga yang diketahui adalah Warga Negara Asing (WNA) berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

Pihak Kapal Berau Coal 118 pun, langsung melakukan kontak dengan Kantor UPP Likupang pada Jam 22.00 WITA mendapat info dari Nahkoda TB. Berau Coal 118 yang melintas di Perairan Likupang bahwa mereka telah menyelamatkan WNA yg terapung dengan sampan di Laut 80 NM Utara Toli-toli.

Seketika laporan tersebut langsung direspons oleh Kepala UPP likupang Moh Qowi MAP dan langsung berkoordinasi dengan pihak Pol Air Polda Sulut.

Kemudian pada Jam 22.30 WITA, pihak UPP Likupang beserta dan Pol Air dengan KN.P. 5242 berkoordinasi dengan TNI, serta Imigrasi dan pihak KKP untuk menjemput korban WNA.

Jam 23.00 Kapal UPP Likupang beserta Tim Patroli dan TNI serta Polair berangkat dari Pelabuhan Likupang menggunakan KN.P. 5242 milik UPP Likupang

Pada Jam. 23.30 WUTA tiba di selat bangka Likupang dan melakukan pemeriksaan awal serta serah terima Korban.

Dan pada Jam. 24.00 WITA tiba di Pelabuhan Laut Likupang, korban langsung diperiksa kesehatan oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Jam 00.30 Selesai pemeriksaan oleh pihak KKP kemudian, korban dinyatakan sehat. Korban menginap di Pelabuhan Likupang.

‘Ya Pagi hari ini, sekira jam 8.00 WITA Tim Imigrasi Manado (SULUT) telah datang untuk membawa korban dalam rangka proses lebih lanjut,” ungkap Kepal UPP Kelas III Likupang Moh Qowi MAP melalui keterangan Persnya.

Qowi menambahkan bahwa dari pemeriksaan sementara seorang WNA asal Sabah Malaysia ini, bernama Raden Bin Samsudin (36) seorang Nelayan yang terapung selama 10 hari karena perahunya bocor sehingga sampai di laut Toli-Toli sehingga terlihat Kapal Patroli UPP Likupang yang melintas dan berhasil menyelamatkanya.(zet)

Kapal Patroli UPP Likupang, Selamatkan Seorang Nelayan Asal Malaysia Terapung Apung di Laut Toli Toli

Minut, Sulutreview.com- Minggu 3 April 2023 sekitar pukul 13:20 WITA, pihak Kapal Patroli milik Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang bernama TB. Berau Coal 118 melihat seorang warga yang melambai-lambaikan tangan sambil berteriak minta tolong yang terapung-apung di laut wilayah sekitar 128,72 KM arah utara Toli-Toli Sulawesi Tengah.

Sontak, melihat lambaian tangan seorang warga tersebut, membuat Kapal Patroli UPP Likupang bernama TB Berau Coal 118 langsung mendekat dan melihat ada seorang warga diatas perahu yang meminta tolong. Seketika tim Patroli langsung menolong dan menaiki seorang warga yang diketahui adalah Warga Negara Asing (WNA) berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

Pihak Kapal Berau Coal 118 pun, langsung melakukan kontak dengan Kantor UPP Likupang pada Jam 22.00 WITA mendapat info dari Nahkoda TB. Berau Coal 118 yang melintas di Perairan Likupang bahwa mereka telah menyelamatkan WNA yg terapung dengan sampan di Laut 80 NM Utara Toli-toli.

Seketika laporan tersebut langsung direspons oleh Kepala UPP likupang Moh Qowi MAP dan langsung berkoordinasi dengan pihak Pol Air Polda Sulut.

Kemudian pada Jam 22.30 WITA, pihak UPP Likupang beserta dan Pol Air dengan KN.P. 5242 berkoordinasi dengan TNI, serta Imigrasi dan pihak KKP untuk menjemput korban WNA.

Jam 23.00 Kapal UPP Likupang beserta Tim Patroli dan TNI serta Polair berangkat dari Pelabuhan Likupang menggunakan KN.P. 5242 milik UPP Likupang

Pada Jam. 23.30 WUTA tiba di selat bangka Likupang dan melakukan pemeriksaan awal serta serah terima Korban.

Dan pada Jam. 24.00 WITA tiba di Pelabuhan Laut Likupang, korban langsung diperiksa kesehatan oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Jam 00.30 Selesai pemeriksaan oleh pihak KKP kemudian, korban dinyatakan sehat. Korban menginap di Pelabuhan Likupang.

‘Ya Pagi hari ini, sekira jam 8.00 WITA Tim Imigrasi Manado (SULUT) telah datang untuk membawa korban dalam rangka proses lebih lanjut,” ungkap Kepal UPP Kelas III Likupang Moh Qowi MAP melalui keterangan Persnya.

Qowi menambahkan bahwa dari pemeriksaan sementara seorang WNA asal Sabah Malaysia ini, bernama Raden Bin Samsudin (36) seorang Nelayan yang terapung selama 10 hari karena perahunya bocor sehingga sampai di laut Toli-Toli sehingga terlihat oleh Kapal TB Berau Coal dan menolongnya dan kemudian pihak Kapal TB Berau yang melintas di perairan Likupang dan menghubungi Patroli UPP Likupang dan saat ini telah diamankan dan diserahkan kepada pihak Imigrasi Sulawesi Utara.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *