Manado, Sulutreview.com – Kegigihan dan keuletan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi garda terdepan perekonomian.
Kiprah UMKM di Sulut terbukti mampu menahan gempuran resesi, khususnya kala pandemi Covid-19.
Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw mendorong UMKM di Sulut terus meningkatkan kualitas usaha, sehingga mampu menembus pasar, bukan hanya lokal tetapi dapat memenuhi permintaan skala ekspor, menyusul dikucurnya bantuan dari Ina Produk dan Tokopedia.
“Walaupun UMKM tetapi dapat bersaing dan punya akses sampai ekspor. Itu artinya UMKM dapat melakukan hal-hal besar. Selamat untuk Ina produk dan Tokopedia. Mari kita manfaatkan program yang luar biasa ini dengan baik,” kata Kandouw saat membuka Kelas Akselerasi Digital untuk UKM Kota Manado, Rabu (15/03/2023).
Ia mengingatkan, UMKM untuk berpikir realistis dalam pengembangan usaha. Dalam artian, modal kerja yang besarannya mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Manfaatkan sebaik-baiknya. Bukan untuk kebutuhan konsumtif. Jangan langsung dipakai untuk beli motor atau jalan-jalan ke Bali misalnya. Ini betul-betul harus dikembalikan dan tanpa kolateral. Jadi tolong teman-teman, sahabat-sahabat UMKM ini jadi perhatian,” katanya.
Menurut data yang ada, Kandouw menyebut bahwa di Sulut, Kementerian Koperasi sudah mengalokasikan dana UMKM yang jumlahnya tidak sedikit.
Tahun lalu jumlahnya mencapai Rp7 triliun hingga Rp12 triliun.Yang terserap tidak sampai Rp400 miliar.
“Ternyata ini adalah ketidak mampuan kita dalam memperbaiki, bahkan menyusun konsep usaha kita sehingga bankable. Pak Kadis dan Wakil Walikota tolong bantu teman-teman UMKM ini. Supaya program yang Ibu Christina yang sudah canangkan ini, dapat dimanfaatkan. Dengan catatan, ini modal kerja bukan hibah,” ungkapnya.
UMKM sebut Kandouw adalah sektor yang paling resilient atau ulet dengan kemampuan bertahan di tengah tengah gelombang badai resesi.
“Negara ini berhutang banyak kepada UMKM. Jadi kita sudah sepantasnya membantu mereka” ungkap Kandouw sembari menambahkan dari aspek dunia usaha di Sulut ini, UMKM yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kegiatan Kelas Akselerasi Digital untuk UMKM Kota Manado ditandai dengan pemukulan tatengkoran, disaksikan Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kemenkop dan UKM Christina Agustin, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, Ina Produk, Tokopedia dan pelaku UMKM.(srv)













