Mitra, Sulutreview – Jelang Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memastikan tidak akan ada kelangkaan minyak goreng
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Arnold Mokosolang mengatakan bahwa pihaknya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerjasama dengan pihak Bulog secara rutin akan melaksanakan pasar murah
“Bekerjasama dengan Bulog saat ini kami mendistribusikan minyak goreng ‘Minyak kita’ yang merupakan subsidi pemerintah kepada masyarakat antisipasi kelangkaan menjelang hari raya keagamaan,” ujar Mokosolang di sela-sela penyaluran di Plaza Ratahan, Jumat 10 Maret 2023.
Untuk hal ini kata Mokosolang, pihaknya akan melakukan pengawasan melibatkan pihak kepolisian terhadap penyaluran minyak goreng di masyarakat
“Jangan sampai ada penimbunan dan harus dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi karena jika kami temukan akan diambil tindakan tegas sampai kepada pencabutan izin agen,” jelasnya
Adapun untuk pendistribusian kepada para agen jelasnya lagi bahwa sesuai dengan kesepakatan dengan pihak Bulog akan dilakukan penyaluran paling sedikit dua minggu sekali
“Hari ini untuk pasar murah baru sebatas minyak goreng. Selanjutnya ada juga pasar murah seperti beras dan lainnya bekerjasama dengan pihak Bulog,” tandas Mokosolang menyebutkan bahwa terkait pelaksanaan pasar murah pihaknya akan menyasar seluruh kecamatan di Mitra.
Untuk diketahui, harga dari pendistribusian minyak goreng curah untuk kebutuhan masyarakat usaha mikro dan usaha Kecil, Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp. 15.500/Kilogram, atau Rp. 14.000/Liter.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf khusus Bupati Bagian Perkonomian Pdt. Jecki Wulur, Dinas Perindagkop, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Jan Wanga, serta diawasi secara langsung oleh anggota Polres Mitra. (***)













