Pertanian, Lahan Kuburan & Lansia Akan Diperjuangan ‘MEHA’ Kembangkan Desa Tetey

Minut, Sulutreview.com– Kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara di bulan September tahun 2022 ini, mulai diramaikan dengan pemilihan Hukum Tua di setiap Desa.

Salah satu Desa yang menjadi perhatian warganet adalah Pemilihan Hukum Tua Desa Tetey. Dimana ada lima calon yang akan bertarung pada Pilhut yang akan berlangsung pada Selasa 27 September mendatang.

Sebagaimana pantauan wartawan di kediaman Calon Hukum Tua nomor urut 5 yaitu Srikandi yang dikenal humanis, rendah hati dan peduli kepada perkembangan masyarakat Desa Tetey Pnt Meiske Emma Hellena Assa (MEHA) melakukan konvoi dan kampanye terakhir pada Jumat (23/09/2022).

Terlihat sekira 700-an massa pendukungnya dengan menggunakan kostum berwarna Merah Berani tampil simpatik saat melakukan konvoi dengan mengelilingi Desa Tetey yang mengangkat tangan dan lima Jari sambil mengelukan nama nomor Lima for Meha untuk Desa Tetey tercinta menggema hampir disepanjang jalan Desa Tetey.

Saat tiba di kediamanya, Meha bersama suami tercinta dan anak-anaknya langsung berdoa bersama masa pendukung fanatiknya.

Usai berdoa, dilanjutkan dengan orasi dari Meha yang mendapat sambutan luar biasa pendukungnya.

Pada Orasinya Meha dengan penuh semangat mengatakan bahwa akan ada banyak program yang akan dilakukanya jika Tuhan berkenan memimpin Desa Tetey kedepan.

Salah satu program yang akan dijalankanya adalah mengembangkan sektor Pertanian dengan memperbanyak kelompok-kelompok Tani dalam menggarak kebun, serta sektor Perikanan serta juga Peternakan.

“Saya tidak mau muluk-muluk untuk berjanji memajukan Desa Tetey. Yang Pasti Pertanian akan saya all out untuk mengembangkanya sebab mayoritas latar belakang pekerjaan di Desa Tetey adalah Petani maka hal ini, akan saya prioritaskan jika saya diperkenankan Tuhan memimpin Desa Tetey yang saya Cintai ini,” ujarnya.

Selain itu, sambung MEHA. Bahwa lahan pekuburan, akan saya perjuangkan untuk ditambah. “Sebab di Desa Tetey ini, lahan pekuburan sudah hampir full. Makanya saya masih ada tanah disini. Jika saya terpilih saya akan hibahkan untuk pengembangan lahan Pekuburan,” ujar MEHA.

Selain itu juga, dalam orasi MEHA yang berapi-api yang sesekali mendapat aplause dari masa Fanatiknya mengatakan bahwa untuk kalangan Lansia (Lanjut Usia) Ia akan menciptakan Taman Lansia untuk supaya para Oma-Oma dan Opa menjadi tempat bersantai untuk menghibur mereka.

“Saya tidak mau menyampaikan janji-janji yang pada akhirnya tinggal janji. Namun jika saya terpilih pasti apa yang saya katakan hari ini akan saya pertanggungjawabkan didepan warga Tetey dan juga kepada Tuhan. Intinya saya maju sebagai Calon Hukum Tua tidak ada intrik-intrik politik lainya. Yang pasti saya hanya ingin Desa Tetey berkembang dan masyarakat sejahtera. Amin,” ujar Pnt Meiske.

Tak lupa juga, MEHA mengatakan akan menerapkan Tetey sebagai Desa Digital dimana akan. “Saya juga akan menambahkan puluhan titik-titik wifi agar semua warga bisa mengakses jaringan internet demi kemajuan seluruh warga Tetey apalagi bagi kaum Milenial,” pungkasnya.

Usai Orasi, tak lupa Tim MEHA melaksanakan Ibadah Oikumene untuk mengsyukuri akan berkat Tuhan.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.