Tomohon, Sulutreview.com – Peran dan tugas Liaison Officer (LO) dan guide sangat penting bagi kemajuan kepariwisataan.
Sebagai seorang penghubung, LO memiliki peran yang cukup menonjol hampir sama seperti peran seorang pemandu wisata yang bernaung dalam wadah Himpunan Pemanduwisata Indonesia (HPI).
“Dalam sebuah struktur organisasi dan kegiatan kepariwisataan, baik atau tidak tergantung dari LO dan guide nya,” kata
Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME yang juga selaku Ketua Harian Panitia TIFF 2022 saat menghadiri Hospitality Training and Seminar di Emera Hills. Jumat, (22/7/2022).
Melalui seminar keprotokolan, diharapkan akan menumbuhkan jiwa LO dan guide dalam diri anggota divisi. Lebih dari itu, akan meningkatkan kualitas anggota serta mengarahkan anggota divisi dalam bertugas yang baik dan benar.
“Melalui pelatihan hari ini, para peserta bisa mendapatkan ilmu yang berguna bagi kita semua dan dapat diimplementasikan pada event TIFF di bulan depan Agustus 2022 serta untuk pengembangan kapasitas individu maupun kelompok ke depan,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Tomohon, sebut Roring berharap dengan adanya pelatihan dan seminar ini para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Harapannya, kegiatan ini akan memberi manfaat besar bagi pengembangan kompetensi dan keterampilan dalam melayani para tamu dan wisatawan,” tandasnya.
Tampil sebagai narasumber, Direktur Restrukturisasi Bisnis Jiwasraya Fabiola Sondakh.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum Panitia TIFF 2022 Vonny Pangemanan, Sekretaris BKPSDM Eden Kawung SSos MM, SIP, Ketua HPI Tomohon Nancy Mawikere, para LO, driver dan para guide.(srv)













