Tomohon, Sulutreview.com – Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE mendorong lulusan siswa SMA Negeri 1 Tomohon memiliki karakter yang baik.
“Hargai perjuangan orang tua dan buktikan kalian bisa berhasil serta buatlah orang tua kalian merasa bangga pada kalian melalui kerja keras hingga kalian dapat memetik buah keberhasilan dan menjadi orang-orang yang hebat. Karena hebat itu berarti bukan hanya sekedar pandai tapi juga harus memiliki karakter yang baik. Orang yang hebat mempunyai SDM yang unggul dan karakter yang baik,” tegasnya saat menghadiri penamatan siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Tomohon di Terung Kabasaran Tomohon, Rabu (25/5/2022).
Tak kalah pentingnya, Lumentut mengingatkan siswa untuk menghindari pernikahan dini.
“Perlu saya tegaskan kepada para orang tua dan adik-adik sekalian, sebisa mungkin jangan dulu menikah kalau masih sementara sekolah. Selesaikan dahulu kuliah, sudah mandiri dan mampu menghidupi diri sendiri baru menyampaikan pada orang tua untuk menikah. Untuk siswa laki-laki jangan buat tatto, karena banyak peluang dan kesempatan yang akan lewat percuma apabila sudah ada tatto di tubuh,” tandasnya sembari menambahkan Pemerintah Kota Tomohon mengucapkan banyak selamat atas Penamatan Siswa Kelas 12 SMA Negeri 1 Tomohon. “Kita ketahui bersama bahwa Tomohon merupakan kota pendidikan dan kota religius, oleh karena itu mutu pendidikan di Kota Tomohon harus dijaga dan dikembangkan, karena dari dulu kota Tomohon ini lebih unggul dari kabupaten kota lainnya se Sulut,” ungkapnya.
Ke depan, Lumentut menyampaikan akan mengupayakan agar siswa-siswi yang berprestasi bisa mendapatkan reward atas pencapaian mereka. “Saya sangat berharap dari sini akan lahir pemimpin-pemimpin kota Tomohon di masa yang akan datang,” tandasnya.
Acara didahului dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Tony Kaunang, STh, MM.
Hadir Kepala Sekolah SMA Negeri I Tomohon Maria Walukow, SPd, M.Hum berseta Wakil Kepala Sekolah, Segenap Guru-Guru dan Pegawai, Ketua Komite Purn. Pol. AKBP Toni Salawati serta para Orang Tua dan Siswa-Siswa yang mengikuti penamatan.(chichi)













