Mitra, Sulutreview – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), secara resmi melaunching Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), bertempat di SD Negeri 1 Ratahan, Rabu (18/05/2022)
Mewakili Bupati James Sumendap, Sekretaris Daerah Mitra David Lalandos saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Imunisasi perlu dilaksanakan guna untuk mencegah sekaligus agar bisa terhindar dari penyakit yang dapat menyerang tubuh
“Campak, rubella, Polio, dapat dicegah apabila anak-anak sudah di berikan suntikan imunisasi,” ujar Sekda Lalandos
Kata dia, BIAN dilaksanakan oleh pemerintah untuk mengamankan anak-anak yang ada di Indonesia agar bisa terhindar dari berbagai jenis ancaman penyakit
“Dua tahun terakhir, kita disibukkan dengan penanganan Covid-19. Saat ini disaat sudah mulai terkendali, menurunnya kasus Covid-19, maka Imunisasi untuk anak sekolah mulai akan digalakkan agar anak bisa terlindungi dan tidak gampang sakit,” pungkas Lalandos didampingi Kadis Kesehatan Helny Ratuliu dan Kadis Pendidikan Sarah Kindangen.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Mitra Helny Ratuliu menjelaskan, BIAN merupakan upaya pemberian imunisasi yang dilakukan secara terintegrasi meliputi kegiatan imunisasi tambahan berupa imunisasi campak rubela pada usia 9 bulan hingga 12 tahun dan imunisasi Kejar berupa pemberian imunisasi Polio, DPT-HB-Hib pada usia 9 bulan-59 bulan yang belum melakukan imunisasi lengkap
“BIAN bertujuan untuk untuk melindungi anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi. Nantinya, program ini akan memberikan imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat,” jelasnya
Terpisah Kepala SD Negeri 1 Ratahan Jeanete Pangemanan, menyambut baik program Bulan Imunisasi Anak Nasional di Kabupaten Mitra
Menurutnya imunisasi penting dilakukan untuk mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi dan merata sebagai upaya mencegah terjadinya KLB yang dapat dicegah dengan imunisasi
“Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional merupakan salah satu upaya strategis untuk mencapai target eliminasi campak rubela tahun 2023 serta mempertahankan Indonesia bebas polio,” pungkasnya. (***)






