Manado, Sulutreview.com – Keselamatan Berkendara di jalan raya menjadi perhatian serius PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW).
Kepedulian itu dibuktikan dengan berbagai upaya edukasi dan literasi yang intens dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk kalangan jurnalis yang kesehariannya sibuk dengan aktivitas menyajikan berita.
Sebagai pelopor keselamatan berkendara, pelatihan safety riding yang diberikan Honda diharapkan dapat mengeksplore pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
sosialisasi kampanye #Cari_Aman bagi kalangan jurnalis, baik cetak, elektronik dan online merupakan program edukasi safety riding yang dilakukan secara berkala. Karena sebagai pengguna jalan yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi, para jurnalis wajib memahami bagaimana berkendara yang tepat.
Bertema kegiatan Cari Aman Campaign & Competition for Journalist 2022, Marketing Division Head, Jemmy Febrianto mengatakan berbagi ilmu tentang safety riding bagi jurnalis, adalah untuk penyegaran, sekaligus juga dapat diteruskan kepada masyarakat luas.
“Edukasi dan pelatihan safety riding menjadi program rutin yang kita laksanakan. Baik kepada pelajar, komunitas maupun karyawan. Dan kali ini kepada teman-teman jurnalis. Harapannya, teman-teman jurnalis dapat menyebarluaskan akan pentingnya keselamatan berkendara kepada masyarakat luas,” ungkapnya saat membuka kegiatan di kantor DAW Maumbi, Jumat (29/4/2022).
Pada kesempatan yang sama, Instruktur Safety Riding DAW, Yonathan Rotinsulu merinci ada tiga faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, yakni manusia, lingkungan dan dari kendaraan itu sendiri.
“Tetapi 90 persen yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor manusia. Oleh sebab itu, pengendara harus fokus sehingga tidak lalai, karena risikonya sangat berbahaya,” kata Yonathan.

Selain itu, hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah faktor kesehatan. Karena kondisi yang prima ini akan menunjang keselamatan berkendara.
“Saat berada di jalan raya, berusahalah untuk mengontrol emosi. Hal ini akan mengantisipasi dampak kecelakaan,” ujarnya sembari menjelaskan tentang penggunaan helm yang benar. Berikut fungsi helm yang aman
“Faktor utama penyebab kecelakaan juga tidak ditunjang dengan perlengkapan, seperti jaket dan helm serta sepatu. Ini harus diperhatikan oleh setiap pengendara,” tandasnya.
Poin penting lainnya yang harus diperhatikan pengendara, kata Yonathan, adalah memperhatikan kondisi kendaraan.
“Sebelum melakukan perjalanan, pengendara harus memperhatikan kondisi kendaraan. Antara lain dengan melakukan perawatan motor secara berkala seperti mengganti oli, kanvas rem, ban, kaca spion dan lampu. Namun selain itu semua, pengendara juga dituntut untuk beradaptasi
dengan lingkungan, seperti kondisi jalan dan lingkungan serta cuaca,” bebernya.
Yonathan juga menyampaikan tentang tujuh posisi dan postur berkendara yang tepat, mulai dari penglihatan, jarak reaksi, tehnik pengereman, tehnik menikunng serta tips-tips memeriksa kendaraan sebelum digunakan.
Pada sosialisasi kali ini, dimeriahkan dengan sejumlah kuis dan ketrampilan mengendarai motor melalui komputer yang dimenangkan oleh Fernando Rumetor dari Sindo Manado sebagai juara 1, Joudy Mandagi dari Harian Komentar juara 2 dan Hilda Margaretha dari Sulutreview.com sebagai juara 3.(hilda)













