SULUTREVIEW.COM, BOLTIM-Meski sudah tak lagi banjir, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, sampai saat ini masih terus memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari warga, dan mendirikan pos penjagaan juga pelayanan kesehatan, serta akan membangun beberapa unit rumah warga yang rusak parah.

Bupati menjelaskan, selain pembangunan talud, normalisasi sungai juga perlu dilakukan saat ini, karena dimana salah satu pemicu terjadinya banjir itu karena luapan air sungai.
“Selain bangun tanggul. Normalisasi sungai juga harus dilakukan untuk mengantisipasi terjadi banjir, “ kata bupati, Rabu, (06/4/2022).
Sementara itu, Kepala BPBD Boltim Elvis Siagian saat di konfirmasi, mengatakan usai banjir, dari balai sungai provinsi Sulut, yang di dampingi bupati boltim serta dinas terkait, langsung turun kelokasi terjadinya banjir, untuk melihat kondisi tanggul Sungai yang jebol.
“Balai sungai Sulut melakukan survey dan investigasi, melihat kondisi tanggul Sungai yang jebol, pihak balai sungai pun siap untuk membangun tanggul baru. Karena kondisi tanggul yang ada memang sangat mengkhawatirkan karena dibangun sejak tahun 2008 lalu,” terang elvis.

Senada yang dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Boltim, Haris Pratama Sumanta, bahwa kedatangan dari Kapala Balai Sungai Sulut Satu Bapak Ir. ikomang Sudana dalam rangka survey dan investigasi di lokasi banjir Kecamatan Motongkad, kondisi tanggap darurat bencana.
“Setelah mengecek Sungai Lansiow, kondisi nya sudah parah, dan akhirnya dari balai wilayah sungai memberikan kawat Bronjong kepada Pemkab Boltim. Kawat bronjong kurang lebih 100 meter empat susun, yang akan dikerjakan dinas terkait dan melibatkan swadaya masyarakat,” pungkas Haris.













