Lampaui Target, Sulut Cetak Prestasi Gemilang di PON XX Papua

Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven OE Kandouw memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang berlaga di PON XX Papua. (Foto : istimewa)
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Momentum bersejarah di kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, mampu melambungkan Sulut meraih medali yang jumlahnya melampaui target yang ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Kemenangan sejumlah cabang olahraga (cabor) di PON XX Papua menjadi satu anugerah yang patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Sulut.

PON XX Papua tercatat ada torehan prestasi yang membuat Sulut berbangga dan bersukacita. Torang Bisa dan Terbukti.

Persiapan matang para atlet yang dilatih oleh pelatih secara ketat, tertib dan teratur. Alhasil sangat memuaskan.

Semangat juang membara dan lebih termotivasi ketika Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven OE Kandouw memberi perhatian penuh dengan menghadiri secara langsung pembukaan PON XX di Stadion Lukas Enembe Papua yang merupakan stadion terbaik di Asia Pasifik.

Kehadiran Gubernur Olly disambut hangat Kawanua yang ada di Papua yang mengikuti acara pembukaan PON bersama Wagub Steven selaku Ketua KONI Sulut, pengurus dan pejabat Pemprov Sulut.

Prestasi yang diraih jauh lebih baik dari PON Jawa Barat (Jabar) Tahun 2016 lalu yang hanya meraih 1 emas dan 9 perunggu.

Kontingen Sulut yang ikut tanding di PON Papua berjumlah 129 atlet, 40 pelatih dan 42 official, dengan bermodalkan dana Rp13,5 miliar. Sementata PON Jawa Barat tahun 2016 anggarannya sebesar Rp18 miliar.

Kandouw mengungkap perolehan medali kontingen Sulut turut dilecut oleh motivasi dan semangat yang tinggi agar para atlet Sulut dapat mengharumkan nama daerah di perhelatan PON Papua.

“Pak gubernur dan saya, sangat berterima kasih atas upaya serta kerja keras para atlet dan tim di ajang PON ini. Begitu juga kami ucapkan terima kasih pada seluruh warga Sulut termasuk yang ada di Papua, yang terus berdoa, mendukung hingga mensupport perjuangan atlet-atlet Sulut di PON Papua,” tandasnya.

Pertandingan yang dimulai sejak 22 September 2021 dan berakhir pada 15 Oktober 2021 itu, diikuti 6.116 atlet tamu dan 923 atlet tuan rumah Papua, yang mempertandingkan 37 cabor, terdiri dari 56 disiplin dan 681 nomor pertandingan. Memperebutkan 681 medali emas, 681 medali perak dan 877 medali perunggu.

PON XX Papua semakin meriah, karena secara khusus dibuka Presiden RI Joko Widodo, di mana acara diawali dengan parade 34 kontingen yang berasal dari 34 KONI Provinsi, diikuti dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan oleh paduan suara Gema Chandra Universitas Cenderawasih.

Selanjutnya dilangsungkan dengan mengarak bendera PON yang dilakukan oleh 8 orang atlet legendaris Papua untuk dikibarkan.

Maria Bonay perwakilan Atlet dan Manase Opur perwakilan wasit membacakan janji atlet dan wasit PON.

Presiden Joko Widodo, pada kesempatan itu, mengungkapkan rasa bangga karena membuka PON XX, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di tanah Papua.

“PON ini menunjukkan kemajuan papua. Kesiapan infrastruktur dan masyarakat Papua untuk berprestasi di kancah nasional bahkan internasional,” tutur Presiden.

Presiden menambahkan bahwa PON ini memiliki makna besar bagi masyarakat Indonesia yaitu sebagai panggung persatuan, kebersamaan, persaudaraan, kesetaraan serta keadilan untuk maju dan sejahtera bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Marilah kita rayakan PON ini dengan penuh sukacita, menjunjung tinggi sportivitas, mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa,” ajaknya.

“Mari kita tunjukan partisipasi kita untuk menjamin keberhasilan PON XX ini,” tandasnya.

Hasil membanggakan yang dicapai kontingen Sulut ini, tidak lepas atas kerja keras pengurus, yang setia mengawal para atlet tanpa henti.

Dikomando Wakil Gubernur Selaku Ketua Umum KONI Sulut Steven OE Kandouw. Ketua Harian KONI Kolonel Inf Theo Kawatu SIP, Sekretaris Umum Tonny Kullit, Benhara Umum Alvi Taulu dan Ketua Kontingen Marsma TNI Satriyo Utomo.

Bahkan pejabat Pemprov terkait pun mendatangi tempat pelaksanaan PON, termasuk pers dan semua yang terlibat di dalamnya.

Salut kepada masyarakat Sulut di Papua dan sekitarnya, yang turut memberikan dukungan kepada kontingen. Mereka tak segan mengambil bagian menjamu, melayani dengan penuh kehangatan. Bahkan di saat bertanding menjadi supporter setia.

Takjub memang ketika Sulut melejit masuk pada klasemen III atas perolehan medali emas pertama dan kedua dalam cabor muaythai

Di dalamnya ada janji hadiah bagi atlet berprestasi dan tidak sampai di situ saja, sekembalinya dari tempat berlaga.

Mereka pun dijemput oleh gubernur dan wakil gubernur secara istimewa yang selayaknya didapatkan para atlet, karena telah mengharumkan Sulut di PON XX Papua.

Karena mereka adalah pahlawan yang telah berjuang dan mengharumkan nama Sulawesi Utara di bidang olahraga. Di mana telah membuat Sulut semakin dikenal dan semakin disegani.

Diketahui, perolehan medali emas berhasil dipersembahkan dua atlet Muaythai asal Sulut, Angelina Runtukahu yang tampil di kelas 54kg dan Prays Karundeng di kelas 63,5kg.

Selanjutnya, atlet tinju Michael Abas dan Farrand Buyung Papendang juga berhasil meraih emas.

Selain itu, tim basket putra Sulut yang meraih medali perak di PON XX Papua, merupakan prestasi yang mengagumkan. Di mana perolehan medali perak dari cabang olahraga basket adalah yang pertama sepanjang keikutsertaan Sulut di PON.

Lebih membanggakan lagi, atas berbagai capaian dan peroleh medali yang melampaui target, Sulut masuk peringkat 23 nasional.

Inilah Perolehan Medali Cabang Olahraga yakni :

4 (Empat) Medali Emas (Cabor Muaythai dan Tinju)

6 (Enam) Medali Perak (Cabor Menembak Muaythai, Basket, Selamat, Terjun Payung dan Tinju)

11 (Sebelas) Medali Perunggu (Cabor Menembak, Taekwondo, Muaythai, Pencak Silat, Tinju, Selam, Paralayang, Kempo, Layar, Bulu Tangkis dan Karate)

Nama-nama yang berhasil membawa pulang medali adalah :

I. Empat Medali Emas :

  1. Angelina Runtukahu (Muaythai)
  2. Prays Karundeng (Muaythai)
  3. Michael Juandy Abast (Tinju)
  4. Farrand Papendang (Tinju)

II. Enam Medali Perak

  1. Fransisca Siagian – Gisella Lasut (Menembak)
  2. Jehvan Tawaluyan (Muaythai)
  3. Tim Beregu (Basket)
  4. Aquinas Miki Wowor (Selam)
  5. Pingkan Mandagi (Terjun Payung)
  6. Toar Sompotan (Tinju)

III. 11 Medali Perunggu

  1. Gisella Lasut (Menembak)
  2. Hizkia Lesar (Taekwondo)
  3. Minarty Palangda (Muaythai)
  4. Mikleyman Manoppo (Pencak Silat)
  5. Veronica Nicolaas (Tinju)
  6. Aquinas Miki Wowor (Selam)
  7. Regi Tampenawas (Paralayang)
  8. Novelia Gabriella Manuhutu (Kempo)
  9. Alifah Auralia (Layar)
  10. Ikhsan Rumbay (Bulutangkis)
  11. Paolo Maldini Setiamu (Karate)

Selamat dan sukses, atas semua prestasi yang ditorehkan.(Advertorial Kominfo Sulut)

.

banner 300x250